Ibu-ibu, Ini Usaha yang Paling Menjanjikan Untuk Jualan Online!

Ibu-ibu, Ini Usaha yang Paling Menjanjikan Untuk Jualan Online!

Aisyah Kamaliah - detikInet
Selasa, 08 Sep 2020 16:36 WIB
Ilustrasi Belanja
Ilustrasi belanja online. Foto: shutterstock
Jakarta -

Ibu-ibu ingin mulai usaha di tengah pandemi COVID-19? Tokopedia memberikan tipsnya untuk Anda. Selama wabah SARS-CoV-2, secara umum peningkatan jumlah UMKM yang bergabung dengan Tokopedia pun signifikan dan terbukti dapat membantu roda perekonomian.

Nuraini Razak VP of Corporate Communication Tokopedia dalam 'Virtual Pers Conference: Perempuan Wirausaha Tangguh dan Kreatif bersama Asosiasi Pendamping Perempuan Usaha Kecil-Mikro (ASPPUK) dan Coca-cola Foundation Indonesia' memberikan jawabannya kepada awak media.

"Produk yang disukai sebenarnya sangat beragam, harus lihat datanya. Tapi contohnya memang saat ini banyak pandemi, produk fashion seperti pergi ke perkawinan atau pesta agak sulit, pengguna banyak membeli baju yang dipakai di rumah, baju sehari-hari," ucapnya.

Selain baju sehari-hari, secara umum banyak orang yang mencari kategori makanan dan minuman. Paling banyak adalah kopi, snack atau makanan ringan, dan makanan sehari-hari.

"Jadi kalau ada calon pegiat UMKM yang mulai berusaha itu adalah salah satu kategori yang bisa dicoba," masih kata Nurani.

Selain itu, kategori yang mengalami kenaikan adalah produk 'Rumah Tangga' contohnya adalah pembelian barang untuk keperluan dekorasi ruangan di rumah. Bahkan ada UMKM lokal di Bali yang masuk ke online dan mengalami kenaikan lima kali lipat.

"Karena di rumah, banyak orang yang menjadi lebih kreatif untuk dekor-dekor," tandasnya.

Jika dirangkum, jenis jualan yang potensial adalah baju sehari-hari, makanan, dan produk rumah tangga. Secara umum, sudah lebih dari 9 juta UMKM yang bergabung dengan Tokopedia. Total ada 350 juta produk yang ada di platform Tokopedia dengan harga transparan. Kalau kamu detikers, sudah mulai usaha apa selama pandemi COVID-19? Apakah ada perbedaan yang terasa begitu usaha mulai masuk ke ranah online?



Simak Video "Tokopedia Jawab Soal Kebocoran 15 Juta Data Pengguna"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/fay)