Dirut Telkomsel Kiskenda Suriahardja mengatakan ada 13 titik strategis yang dipasangi video surveillance, yakni: Bakauheni, Merak, Ciawi, Cianjur, Sadang, Simpang Pasteur, Cileunyi, Nagrek, Cikopo, Kanci, Semarang, Ketapang, dan Gilimanuk.
"Pelanggan Telkomsel yang ingin melihat langsung trafik lalu lintas di jalur mudik itu bisa mengakses video surveillance lewat video call dengan menekan 9119 di ponsel 3G," kata Kiskenda di sela peluncuran Telkomsel Siaga 2008 di Lapangan D Senayan, Jakarta, Rabu (27/8/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau tahun lalu kami bisa melayani 400 juta SMS per hari, kini kami tingkatkan dua kali lipat lagi kapasitasnya," lanjut Kiskenda.
Disebutkan juga, dengan 24.000 pemancar base transceiver station (BTS) yang dimiliki saat ini, Telkomsel yakin jaringannya tidak akan mengalami gangguan saat waktu sibuk. Sistim Intelligence Network (IN) Telkomsel juga diklaim mampu menampung jumlah pelanggan hingga 65 juta.
"Pelanggan kami sekarang sudah 58 juta lebih. Juli ini kami bertambah 3,2 juta pelanggan," kata Kiskenda sambil memprediksi tingkat perpindahan pelanggan tertinggi saat mudik mengarah ke daerah Jawa Tengah.
Dalam program Telkomsel Siaga 2008 ini, operator seluler ini telah menjalin kerjasama dengan 200 mitra seperti Polri, Dinas Perhubungan, ATPM kendaraan bermotor, maskapai penerbangan, Pelni, penyedia konten, perbankan, hingga pihak asuransi Jasa Marga. Posko pemudik juga telah ditambah dari sebelumnya 500 titik menjadi 730 titik akses.
"Seluruh posko itu nantinya akan jadi ujung tombak pemasaran produk kartu perdana hingga voucher Telkomsel," tandas Erick Noviantoro, Ketua Tim Telkomsel Siaga 2008.
Punya unek-unek seputar layanan Telkomsel? Bahas yuk di detikINET Forum. (rou/wsh)