Ermadi Dahlan, Direktur Jaringan PT Telkom, mengatakan Telkom siap menginvestasikan dana Rp 2 triliun di 2008 untuk mengembangkan jaringan broadband di seluruh nusantara. Jaringan ini, ujar Ermadi di sela acara Telkom InSync 2014, di Hotel Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta, Selasa (10/6/2008) akan menggunakan teknologi tera router.
Teknologi tera router alias terabit router pada teorinya memungkinkan kapasitas jaringan pada skala terabit (1 Terabit= 1024 gigabit). Telkom yakin adanya infrastruktur ini akan menekan tarif internet. "Kalau bandwidth sudah besar, otomatis tarif akan turun," ujar Ermadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Infrastruktur serat optik yang akan dibangun Telkom, ujar Ermadi, memiliki kapasitas 40 gigabit per lambda (panjang gelombang). Ermadi mengatakan jaringan tersebut sudah mulai dibangun dan siap beroperasi sebelum akhir tahun 2008.
Ermadi menjelaskan, investasi jaringan ini merupakan bagian dari strategi Telkom InSync (Indonesia Synchronize) 2014. Dalam InSync, Telkom memiliki visi untuk menyediakan layanan berbasis protokol internet yang didukung teknologi next generation network untuk semua jenis layanannya.
Apapun layanan telekomunikasi yang Anda gunakan, curhat di detikINET Forum
(wsh/amz)