"Hizbullah itu partai, sementara ini TV. TV ini bukan dikuasai oleh partai, ini stasiun TV yang concern pada perjuangan Palestina saja," ungkap representative TV Al Manar untuk Indonesia, Ali Assegaf kepada detikcom, Selasa (22/4/2008).
Al Manar, menurut Ali, tidak membawa misi teror seperti yang dituduhkan banyak pihak terutama Amerika Serikat. Acara-acara yang ditampilkan pun, lanjut Ali, tak ubahnya stasiun tv swasta di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Banyak program-program yang tampil, ada program anak, ada program ngaji Alquran, ada drama, ada kisah sejarah tokoh-tokoh, sejarah Romawi. Program kayak TV swasta, cuma itu Timur Tengah," lanjut Ali.
"Jadi TV ini untuk kemanusiaan. Karena di sana bicara tentang Kristennya, berbagai mazhab-mazhab Islam, semuanya tampil di Al Manar. Al Manar menekankan pentingnya membangun nilai kebersamaan," pungkas Ali.
Pro kontra dengan hal ini? Diskusikan di detikINET Forum sekarang juga! (aba/ash)