Ketua Sekar Telkom Wartono Purwanto mengatakan, aksi yang bakal Sekar lakukan sebagai bentuk penolakan ini adalah dengan melakukan sosialisasi ke berbagai komunitas. Hal ini dilakukan untuk lebih memberikan informasi kepada publik mengenai apa sebenarnya pembukaan kode akses SLJJ itu.
"Kalau perlu, kita akan turun lagi ke jalan (demonstrasi)," ujarnya seusai diskusi bertajuk 'Dampak Pembukaan Kode AKses SLJJ terhadap Pengurangan Kesenjangan Digital di Indonesia' yang berlangsung di The Habibie Center Jakarta, Jumat (18/4/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi dengan berat hati kami katakan, pembukaan kode akses SLJJ ini merugikan masyarakat," tegas Wartono.
Lebih Baik Dijewer
Sementara itu, Kabag Humas Ditjen Postel Gatot S. Dewa Broto menuturkan, aksi 'tak rela' yang dilakukan Sekar merupakan sesuatu yang bisa dimaklumi. "Tapi ini lebih kepada aspek psikologis, karena sebelumnya mereka hanya bermain sendiri di bisnis ini," kilahnya.
Padahal, menurut Gatot, apa yang dilakukan pemerintah terhadap kode akses ini adalah sebagai bentuk kasih sayang terhadap Telkom. "Daripada nanti mereka (Telkom-red.) malah dipermasalahkan oleh KPPU, lebih baik dijewer sekarang sama Postel," lanjutnya.
Senada dengan Gatot, Anggota Komisi I DPR Ali Muchtar Ngabalin juga mendukung keputusan pemerintah yang membuka kode akses SLJJ. Ia menilai keputusan ini sekaligus untuk mengakhiri era monopoli Telkom di bisnis SLJJ.
"Pembukaan kode akses bukanlah hal biasa, tetapi ini untuk kepentingan nasional," Ali menandaskan.
Masih pro-kontra dengan pembukaan kode akses SLJJ. Diskusikan di detikINET Forum.
(ash/ash)