Wikimedia Foundation akhirnya merampungkan proses pendaftaran administratif aplikasi Wikipedia sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) di Indonesia. Langkah ini membuat akses Wikipedia di Indonesia tetap aman setelah sebelumnya sempat terancam diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Dalam pernyataan resminya, Wikimedia Foundation menyebut proses pendaftaran aplikasi Wikipedia sebagai PSE telah selesai pada Kamis (30/4/2026). Untuk situs web Wikipedia, Wikimedia menyatakan masih akan melanjutkan proses pendaftaran dengan bantuan Komdigi karena sempat terkendala teknis pada situs registrasi.
Keputusan ini menjadi titik akhir dari polemik panjang antara Wikimedia Foundation dan Komdigi terkait kewajiban pendaftaran PSE lingkup privat. Sebelumnya, Komdigi memberikan peringatan terakhir kepada Wikimedia Foundation agar segera menyelesaikan registrasi. Jika tidak mendaftar dalam tujuh hari kerja, layanan Wikimedia, termasuk Wikipedia Indonesia dan Wikimedia Commons, terancam diblokir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Komdigi menyebut kewajiban pendaftaran PSE berlaku untuk seluruh platform digital yang beroperasi di Indonesia, baik lokal maupun asing, komersial maupun nirlaba. Regulasi ini merujuk pada PP Nomor 71 Tahun 2019 dan Permenkominfo Nomor 5 Tahun 2020.
Sebelum pendaftaran rampung, akses kontributor Indonesia ke akun Wikimedia sempat terganggu. Wikimedia Foundation menyebut sejak 25 Februari 2026, editor sukarelawan di Indonesia tidak dapat mengakses akun mereka melalui domain auth.wikimedia.org, sehingga tidak bisa berkontribusi secara normal ke Wikipedia dan proyek Wikimedia lainnya.
Wikimedia Foundation mengatakan pendaftaran ini bersifat administratif. Organisasi nirlaba yang berbasis di San Francisco itu juga menyebut telah mendapat jaminan tertulis dari Komdigi bahwa registrasi PSE tidak akan dijadikan dasar hukum untuk memoderasi konten atau meminta pengungkapan data yang dapat melemahkan model Wikipedia berbasis komunitas.
"Komdigi, pada gilirannya, mengakui pentingnya prinsip-prinsip ini untuk mempertahankan proyek pengetahuan terbuka Wikimedia dan memastikan bahwa kerangka kerja terkait dimaksudkan sebagai formalitas administratif," tulis Wikimedia Foundation dalam pernyataan dikutip dari akun resminya di X.com.
Lebih lanjut Wikimedia menegaskan pendaftaran tersebut tidak akan menambah dampak terhadap proses peninjauan hukum yang selama ini sudah berjalan. Setiap permintaan penghapusan konten atau pengungkapan data tetap akan dinilai kasus per kasus sesuai proses hukum internal Wikimedia dan norma hak asasi manusia internasional.
Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid memastikan Wikimedia Foundation tidak akan diblokir setelah mulai menjalani proses pendaftaran PSE. Meutya mengatakan komunikasi dengan Wikimedia Foundation sudah dilakukan sejak 23 April 2026, termasuk dengan kantor pusat Wikimedia di San Francisco.
"Sejak tanggal 23 April sudah ada pertemuan dengan Wikimedia Foundation. Jadi, kita sudah berhubungan langsung dengan kantor pusatnya di San Francisco dengan mengirimkan perwakilannya juga ke kantor Komdigi secara fisik dan disepakati beberapa hal," ujar Meutya di Jakarta.
Meutya menegaskan salah satu poin penting dari pertemuan itu adalah komitmen Wikimedia Foundation untuk mematuhi aturan hukum yang berlaku di Indonesia. Ia juga menekankan prinsip keadilan, yakni seluruh platform digital yang beroperasi di Indonesia wajib mengikuti aturan yang sama.
"Kita tentu mengingatkan kembali bahwa ini dalam rangka perlindungan dan ini berlaku lagi untuk semua. Tidak boleh ada satu yang tidak, karena azas keadilan harus berlaku untuk semua," kata Meutya.
Bagi pengguna di Indonesia, rampungnya pendaftaran PSE ini berarti Wikipedia tetap dapat diakses seperti biasa. Sementara bagi kontributor, Wikimedia berharap akses ke auth.wikimedia.org segera dipulihkan agar relawan Indonesia dapat kembali menyunting dan berkontribusi ke proyek-proyek Wikimedia tanpa hambatan.
Wikimedia Foundation juga menyampaikan apresiasi kepada Wikimedia Indonesia dan komunitas kontributor di Tanah Air yang terus menyuarakan pentingnya akses pengetahuan bebas. Organisasi itu menegaskan tetap berkomitmen mendukung relawan dan pengguna Wikimedia di Indonesia.
(afr/afr)

