Natrindo Axis Harus Bisa Kejar XL di 2009

Natrindo Axis Harus Bisa Kejar XL di 2009

- detikInet
Senin, 17 Mar 2008 09:49 WIB
Jakarta - Pemerintah memberi tenggat waktu kepada Natrindo Telepon Seluler sampai 2009 agar bisa menyamai jumlah infrastruktur jaringan seperti yang dimiliki Excelcomindo Pratama (XL) saat ini.

Kabag Umum dan Humas Ditjen Postel Gatot S Dewa Broto menandaskan, setidaknya target pembangunan minimal 10 ribu base transceiver station (BTS) tersebut paling lambat sudah harus dipenuhi penyelenggara seluler Axis itu pada 2010.

"Kami akan terus memantau perkembangannya setiap enam bulan sekali, apakah arahnya ke sana atau tidak. Jika tidak, maka kami tak segan memberi sanksi. Kami sekarang sangat keras," ujarnya kepada detikINET, Senin (17/3/2008).

Alasan Natrindo harus mengejar jumlah pembangunan seperti XL tak lain karena besaran frekuensi yang dimiliki kedua operator tersebut serupa. Namun, XL saat ini telah memiliki hampir 12 BTS dengan pelanggan lebih dari 16 juta.

Berbeda dengan XL, Natrindo yang diakui Gatot telah mengantungi lisensi seluler sejak 8 tahun yang lalu, dinilai belum cukup optimal menggunakan frekuensinya. Pelanggan yang dimiliki tak lebih dari 20 ribu. Prestasi yang dicatat operator ini lebih menyoal pergantian kepemilikannya saja.

Natrindo yang sebelumnya dikuasai grup Lippo, telah dilego 95% sahamnya ke operator asing milik Malaysia, Maxis Communication Berhad. Sampai akhirnya, kepemilikan itu berganti lagi dengan masuknya Saudi Telecom Company yang mengakuisisi Maxis (kini 45%) dan kemudian mendominasi Natrindo (51%). (rou/rou)