Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Buntut Tumbangnya Speedy
Telkom Masih 'Nagih' Frekuensi Baru
Buntut Tumbangnya Speedy

Telkom Masih 'Nagih' Frekuensi Baru


- detikInet

Jakarta - PT Telkom masih berharap pemerintah dapat memberikan tambahan frekuensi untuk memperkuat layanan Speedy. Hal ini mengemuka setelah insiden tumbangnya koneksi internasional Speedy beberapa waktu lalu

VP Public and Marketing Communication Telkom, Eddy Kurnia mengatakan, sampai ini pihaknya belum bisa memastikan apakah keinginan Telkom tersebut dapat dikabulkan oleh pemerintah atau tidak, mereka pun masih menunggu.

"Kita belum tahu, karena mereka kan juga harus melakukan evaluasi komprehensif," lanjutnya kepada detikINET, Rabu (12/3/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Eddy menjelaskan, penambahan frekuensi ini diperlukan Telkom untuk menyiasati backbone microwave Speedy yang terbatas. "Jadi penambahan ini agar backbone kita punya back-up yang lebih reliable," imbuhnya.

Ketika insiden putusnya link internasional Telkom karena pembangungan fly-over di Palembang, Telkom mengalihkan sebagian trafik koneksi internasional yang tengah lumpuh melalui satelit dan radio transmisi digital.

Sayangnya, konsekuensi trafik internet yang bisa di-handle hanya 10%. Keterbatasan frekuensi untuk backbone microwave Speedy pun dijadikan alasan. Buntut kejadian tersebut, mereka lalu menghimbau pemerintah agar memberikan izin penambahan frekuensi baru.

Jika pengajuan itu direstui, langkah ini dijanjikan bakal sangat membantu menghindari dampak gangguan serupa di waktu-waktu mendatang. (ash/ash)






Hide Ads