Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
3G Belum Balik Modal, XL Minta Diskon 5 MHz Tambahan

3G Belum Balik Modal, XL Minta Diskon 5 MHz Tambahan


- detikInet

Mataram - PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) pesimistis investasi miliiaran rupiah yang telah dikucurkannya untuk 3G bakal balik modal. Kecuali, pemerintah mau berbaik hati memberikan lagi tambahan frekuensi 5 MHz dengan harga miring.

Presdir XL Hasnul Suhaimi mengeluhkan hal tersebut kepada sejumlah wartawan di sela Media Gathering XL 2008 di Hotel Sheraton Senggigi, Mataram, yang baru berakhir Minggu (24/2/2008).

"Investasi kami di 3G sulit untuk balik modal karena frekuensi 5 MHz yang kami miliki saat ini tidak cukup untuk carrier data. Sehingga, kami belum bisa menawarkan tarif internet dengan harga murah," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dia, frekuensi 5 MHz yang dimiliki XL saat ini tidak cukup untuk menghantarkan layanan data. Karena mayoritas kanal yang digunakan terpaksa dialokasikan XL untuk layanan suara seiring gencarnya pemasaran tarif suara.

"Hampir di seluruh kota, trafik data memakan kapasitas hingga 60 persen. Namun kapasitas itu terpaksa kami kurangi terus karena kalah oleh trafik suara. Kami belum berani mengorbankan layanan suara untuk data, karena terus terang saja, revenue dari data masih relatif sangat kecil," keluhnya setengah mengiba.

Minta Diskon

Dua tahun yang lalu--Februari 2006, XL telah menggelontorkan uang sebesar Rp188 miliar untuk penawaran satu blok frekuensi 3G selebar 5 MHz. Ditambah lagi, operator ini juga harus membayar biaya di muka (up front fee) sebesar dua kali penawaran yang diajukan. Selain itu, XL wajib membayar biaya hak penggunaan (BHP) frekuensi Rp 32 miliar tiap tahunnya.

Hasnul menyatakan telah meminta tambahan frekuensi 3G selebar 5 MHz lagi--menjadi 10 MHz, kepada Menkominfo Mohammad Nuh agar investasi yang telah dikeluarkannya tidak sia-sia.

"Tapi kami cuma berani bayar Rp 32 miliar atau 10 persen dari harga terendah sebelumnya untuk 5 MHz lagi. Jika permintaan kami dikabulkan menteri, tarif internet yang ditawarkan XL bisa jauh lebih murah dengan mutu kualitas terjamin," ujarnya.

Secara teknis, ia menjelaskan, dari 10 MHz yang diidamkan XL, masing-masing 5 MHz akan dialokasikan khusus untuk kanal suara dan data secara terpisah. Sehingga, tarif suara akan terus turun dengan kualitas bagus. Sementara, tarif internet juga akan makin murah. "Kami bisa menawarkan tarif sekitar Rp 200 ribu untuk koneksi unlimited dengan dengan bandwidth 3,2 Mbps," Hasnul menandaskan. (rou/ash)





Hide Ads