Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Gempa Sinabang, Aceh
Telkom Sempat Matikan Telekomunikasi
Gempa Sinabang, Aceh

Telkom Sempat Matikan Telekomunikasi


- detikInet

Jakarta - Pada saat terjadi gempa di Sinabang, Aceh, Telkom mengaku sempat mematikan fasilitas telekomunikasinya. Di sisi lain, operator seluler adem-ayem.

Muhammad Awaluddin, Executive General Manager Telkom Sumatera, mengatakan fasilitas telekomunikasi di wilayah gempa Pulau Simelue/ Kota Sinabang, Aceh sempat dimatikan pada pukul 15:30 hingga 17:00 WIB. "Perangkat sengaja di-off-kan mengingat gempa terjadi berulang dan catuan PLN juga Off," tuturnya kepada detikINET, Rabu (20/2/2008).

Seusai gempa, Awaluddin menjelaskan, tim dari Pelayanan Telekomunikasi (Yantel) di Sinabang kembali menghidupkan perangkat. Saat itu, layanan telepon kabel dan broadband access Speedy menurutnya sudah bisa dimanfaatkan kembali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di Sinabang, ujarnya, Telkom memiliki kapasitas jaringan 500 satuan sambungan telepon (SST) dengan jumlah pelanggan 300 SST. Sedangkan Speedy memiliki kapasitas 48 satuan sambungan layanan. Dua Base Transceiver Station (BTS) Telkom di Sinabang, lanjut Awaluddin, tidak mengalami masalah.

Seluler Adem-Ayem

Secara terpisah, GM Corporate Communication Excelcomindo Pratama (XL) Myra Junor, mengatakan belum ada gangguan BTS di wilayah Aceh. Namun pihaknya telah mengantisipasi apabila listrik PLN dimatikan.

Myra mengatakan persiapan baterai pada BTS cukup untuk 4 jam. Jika kemudian baterai habis dan kondisi listrik PLN mati, Myra mengatakan XL akan menambahkan daya dengan generator listrik (genset).

Operator seluler lainnya belum memberikan jawaban atas pertanyaan mengenai kondisi infrastruktur mereka di wilayah gempa. (wsh/wsh)




Hide Ads
LIVE