Telkom melalui anak usahanya Telkom Landmark Tower merespons terkait viralnya kabar Gedung Graha Merah Putih di Jalan Gatot Subroto yang akan beralih menjadi kantor Badan Gizi Nasional (BGN).
Kabar tersebut ramai dibicarakan netizen di lini masa media sosial. Kantor Graha Merah Putih yang berada satu area di The Telkom Hub disulap menjadi kantor BGN. Bahkan, karyawan yang bekerja di sana akan direlokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rencana kantor Telkom yang disulap jadi kantor BGN ini langsung jadi perhatian dan beragam reaksi dan sorotan publik sejak kemarin. Telkom pun memberikan pernyataan resminya.
"Tidak ada pengalihan gedung atau aset," jawab tegas SVP Group Sustainability & Corporate Communication Telkom Ahmad Reza kepada detikINET, Rabu (2/9/2026).
Lebih lanjut, Reza menjelaskan bahwa Gedung GMP ini merupakan aset properti anak perusahaan, yakni Telkom Landmark Tower (TLT). Jika pun akan jadi kantor BGN, Reza, menyebutkan bahwa itu merupakan bisnis yang biasa dilakukan oleh TLT dan pastinya itu akan sesuai mekanisme yang berlaku dengan memperhatikan aspek bisnis dan tata kelola.
"Untuk detailnya bisa ditanyakan langsung (ke Telkom Landmark Tower)," ucap Reza.
Di kesempatan terpisah, Direktur Utama TLT Suratman menanggapi pemberitaan yang beredar mengenai rencana optimalisasi salah satu gedung yang dikelola oleh PT Telkom Landmark Tower (TLT) sebagai bagian dari TelkomGroup.
"Sebagai perusahaan pengelola properti di lingkungan TelkomGroup, PT Telkom Landmark Tower memiliki tanggung jawab untuk menjalankan program optimalisasi aset. Tujuannya adalah untuk meningkatkan produktivitas dan nilai ekonomi dari aset yang kami kelola, tentunya dengan tetap berpedoman pada prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan seluruh ketentuan bisnis yang berlaku," ujar Suratman kepada detikINET, Kamis (3/8/2026).
Suratman menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program konsolidasi dan efisiensi ruang kerja yang memang sudah berjalan di lingkungan Telkom Group.
Disampaikannya seluruh proses perencanaan dan pelaksanaannya dilakukan secara terukur dan bertahap.
"Kami memastikan bahwa program ini tidak akan mengganggu kelancaran operasional layanan kami kepada pelanggan, serta tidak akan berdampak pada hubungan kerja karyawan," ucapnya.
Perusahaan plat merah ini juga berkomitmen penuh untuk menjaga kepastian dan keberlangsungan kegiatan para tenant yang saat ini berada di gedung-gedung mereka. Setiap proses akan dilakukan secara tertib, transparan, dan sesuai dengan tata kelola perusahaan.
"Untuk setiap potensi kerja sama dengan pihak manapun, termasuk dengan instansi pemerintah, kami pastikan akan mengikuti seluruh prosedur dan regulasi yang berlaku," pungkas Suratman.

