GM Sales and Customer Service Telkomsel, Hastining Bagyo Astuti, mengungkapkan, jaringan operator seluler itu telah melayani lebih dari 13 ribu pendatang internasional per hari di Bali sejak 3 Desember 2007.
"Lonjakan international roamers kami di Bali mencapai 30% dibanding hari-hari biasa yang hanya sekitar sepuluh ribu," ungkapnya dalam jumpa pers di Denpasar, Bali, Kamis (6/11/2007).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lonjakan jumlah roamers ini telah diprediksi dan diantisipasi Telkomsel, yang pada ajang ini ditunjuk oleh Kementerian Lingkungan Hidup sebagai Official Telecommunications Partner dalam menyediakan sarana komunikasi seluler bagi peserta konferensi yang berjumlah sekitar 10 ribu perwakilan dari 190 negara," jelasnya.
Telkomsel di Bali memiliki 514 infrastruktur pemancar telekomunikasi (BTS) serta 82 Node B untuk pemancar seluler generasi ketiga (3G). Selain itu, imbuh Hastining, Telkomsel juga menghadirkan akses internet kecepatan tinggi HSDPA (High Speed Downlink Packet Access) yang menggunakan jaringan Nokia Siemens Network (NSN) di 30 titik.
Layanan HSDPA Telkomsel di Bali yang diklaim berkecepatan 3,2 mega bit per detik (Mbps) disebut telah mencakupi area layanan mulai dari Bandara Internasional Ngurah Rai, Tuban, Nusa Dua, Ungasan, Jimbaran, Kuta, Seminyak, Denpasar, Sanur, Tanjung Benoa, Tampak Siring, Tabanan, dan Ubud.
"Jadi hampir semua hotel dan area di Bali atau sekitar 62% sudah di-cover oleh jaringan Telkomsel dengan tingkat kualitas layanan 97% dan tingkat kesuksesan panggilan atau call completion rate 100%," klaim Hastining. (rou/wsh)