Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Bakrie Idamkan Kue SLI Terbagi Tiga

Bakrie Idamkan Kue SLI Terbagi Tiga


- detikInet

Jakarta - Bakrie Telecom akan menjadi pemain baru di bidang Sambungan Langsung Internasional (SLI) setelah memenangkan tender SLI. Pada tiga atau empat tahun awal, Bakrie Telecom menargetkan bisa meraih 30 persen pangsa pasar SLI yang ada. Demikian keyakinan yang ditegaskan Muhammad 'Danny' Buldansyah, Wakil Direktur Utama Bakrie Telecom bidang Infrastruktur. "Idealnya sih, Indonesia kan punya tiga pemain SLI, bagi rata saja jadi 30 persen. Kami inginnya 30 persen itu bisa kami raih setelah 3 sampai 4 tahun beroperasi. Sementara di tahun pertama paling 10 persen dulu," ujarnya dalam acara kerjasama Bakrie Telecom dan Grameen Foundation di Kompleks Rasuna Epicentrum, Kuningan, Jakarta, Selasa (13/11/2007). Rata-rata lalu lintas percakapan SLI di Indonesia, menurut Danny mencapai 2 miliar menit per tahun. Rinciannya, 70 persen dari luar ke dalam negeri (incoming) dan 30 persen ke luar negeri (outgoing). Lalu lintas ke luar, ujarnya, lebih kecil karena kebanyakan konsumen memilih penggunaan VoIP. Di satu sisi pelanggan Bakrie Telecom relatif masih sedikit dibandingkan Telkom dan Indosat, selaku dua pemain SLI yang sudah lebih dulu beraksi. Namun Danny tidak gentar dengan fakta itu. "Bisa dari pelanggan kita sendiri dan pelanggan orang. Jaringan itu kan bisa disewakan," ujarnya. Danny kembali menegaskan bahwa Bakrie Telecom baru berkomitmen untuk membangun infrastruktur SLI pada 2008. "Sedang dibicarakan, sedang dikaji mana yang terbaik. Bisa konsorsium, bisa bangun sendiri, bisa patungan, atau bisa juga sewa," ujarnya. Salah satu komitmen pembangunan infrastruktur dari Bakrie Telecom adalah pembangunan 5 sentral gerbang internasional (SGI) di Jakarta, Surabaya, Batam, Makassar, dan Medan. "Asal duitnya sudah ada itu gampang, tinggal dibangun," ujar Danny yakin. (wsh/wsh)







Hide Ads