Cari Pelanggan, Bakrie Kerahkan 'Orang Kecil'
- detikInet
Jakarta -
Kerjasama dengan Grameen di satu sisi jadi langkah sosial bagi Bakrie Telecom. Di sisi lain, ini merupakan langkah bisnis dengan mengerahkan 'orang kecil' untuk mencari pelanggan. Bakrie Telecom, anak usaha Bakrie Brothers di bidang telekomunikasi, menjalin kerjasama dengan Grameen Foundation, sebuah yayasan sosial yang mewujudkan buah pikiran pemenang Nobel Perdamaian Muhammad Yunus. Dalam kerjasama tersebut, Bakrie akan memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sehingga bisa berbisnis telekomunikasi. UMKM yang menjadi sasaran adalah usaha kecil dalam arti yang harfiah. Ini ditunjukkan dengan hadirnya beragam penjaja makanan keliling, pedagang mie instan, pedagang kaki lima dan pelaku usaha kecil lainnya dalam peresmian kerjasama yang digelar di Kompleks Rasuna Epicentrum, Kuningan, Jakarta, Selasa (13/11/2007). Meski merupakan langkah bermotivasi sosial, Bakrie Telecom juga memiliki harapan bisnis di balik kegiatan ini. Presiden Direktur Bakrie Telecom, Anindya Novyan Bakrie, dalam acara itu mengungkapkan harapannya agar ada 500 ribu UMKM yang bisa dibantu oleh Bakrie untuk menjalankan usaha. Usaha tersebut, ujar Anindya, akan berbentuk seperti telepon umum atau wartel namun dengan tingkatan yang sangat ritel/eceran. Jangka panjangnya ia berharap dari 500 ribu mitra kerja UMKM itu akan mampu menambah 5 juta pelanggan baru. "Dengan UMKM itu, seharusnya bisa melayani 2 persen dari populasi penduduk. Yaitu, 5 juta pelanggan," paparnya. Untuk awalnya, program ini akan digelar di area Jawa Barat. Bantuan yang diberikan adalah modal usaha dengan nilai mulai Rp 500 ribu hingga Rp 2,5 juta. "Kita pilih UMKM karena mereka kan usaha kecil, ibaratnya hanya 'orang yang susah' yang bisa mengerti kebutuhan 'orang-orang susah' juga," ujar Anindya sambil sedikit bercanda. Hingga kuartal 3 2007 Bakrie Telecom memiliki 2,95 juta pelanggan. Hingga akhir tahun, penyedia layanan bermerek Esia itu menargetkan 3,7 juta pelanggan. Anindya mengatakan kapasitas jaringan yang dimiliki sanggup menangani dua kali lipat target itu atau sekitar 7,2 juta pelanggan.
(wsh/wsh)