Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Sinyal 3G Telkomsel Tembus Hutan Pulau Jawa

Sinyal 3G Telkomsel Tembus Hutan Pulau Jawa


- detikInet

Purwokerto - Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, operator seluler Telkomsel kini lebih meningkatkan kualitas jaringan layanan 3G ketimbang 2G di sepanjang jalur mudik di Pulau Jawa, bahkan hingga menembus hutan.Hal yang aneh sekaligus menarik, karena secara bisnis kehadiran 3G hingga ke tengah hutan belum tentu menghasilkan pemasukan yang signifikan bagi operator tersebut. Fakta itu terungkap saat Telkomsel melakukan drive test dari Jakarta hingga Purwokerto melalui jalur selatan.Direktur Utama PT Telkomsel Kiskenda Suriahardja menjelaskan jaringan 3G sengaja ditingkatkan dalam program mudik Telkomsel Siaga kali ini karena layanan seluler 2G Telkomsel dinilai telah memasuki tahapan mapan."Itulah bedanya Telkomsel dengan operator lain, kami punya visi menghadirkan layanan dengan value lebih bagi pelanggan. Kalau menunggu terciptanya demand, lalu siapa yang akan menghadirkan supply?" ujarnya ketika disinggung soal hadirnya sinyal 3G Telkomsel di tengah hutan, saat pemaparan hasil drive test sementara di Hotel Dinasty, Purwokerto, Jawa Tengah, Rabu dini hari (3/10/2007).Kiskenda menyebutkan, cakupan 3G di rute Jakarta-Solo telah meliputi 23,56% area layanan, sementara 76,44% sisanya masih dilayani 2G. Ia memastikan di sepanjang jalur mudik tersebut dan persinggahannya tidak ada lagi titik blankspot. "Ini telah kami cek dan sudah seamless perpindahannya dari 2G ke 3G, begitu pun sebaliknya."Telkomsel yang telah memiliki basis pelanggan seluler sebanyak 44 juta, kata Kiskenda, telah menghadirkan layanan 3G di 49 kota dan berencana memperluas cakupan layanannya hingga ke tingkat kabupaten. Saat ini jaringan Telkomsel didukung oleh 18.000 unit menara pemancar telekomunikasi (BTS) atau meningkat 33% dari tahun lalu sebanyak 13.500 unit. Sementara jaringan 3G Telkomsel di Pulau Jawa menggunakan infrastruktur Nokia Siemens Network.Peningkatan KapasitasBerdasarkan pengalaman Telkomsel tahun lalu, trafik komunikasi pesan pendek (SMS) di saat puncak Lebaran telah meningkat 114% atau sama dengan 230 juta SMS per hari. VP Network Operation PT Telkomsel Eddy Wibawa memperkirakan lonjakan trafik SMS menjelang Lebaran tahun ini bisa mencapai 400 juta hingga 500 juta SMS per hari.Dari sisi lonjakan trafik per wilayah tahun lalu, ungkapnya, peningkatan terbesar terjadi di wilayah Jawa Tengah (82%), diikuti Sumatera Bagian Selatan (64%), serta Jawa Timur (48%) dan Jawa Barat (45%). Sedangkan di Jabotabek, Eddy menyebutkan penurunan terjadi sekitar 7%.Untuk mengantisipasi lonjakan perpindahan pelanggan, kata Eddy, Telkomsel telah meningkatkan kapasitas visitor location register (VLR) 21,55% secara nasional atau menjadi 55.900 dari 45.965 pada tahun lalu.Secara rinci berdasarkan pola per wilayah, lanjutnya, kapasitas VLR di Jawa Barat ditingkatkan sebesar 12,8%, Jawa Tengah 18,58%, Padang 12,95%, Sumatera Bagian Selatan 9,10%, Bali 0,45%, Kalimantan 3,34%, Sulawesi-Maluku-Papua 3,34%, dan Sulawesi Selatan-Tenggara 5,88%. Sementara, kapasitas VLR di Jabotabek diturunkan 28,08%.Lebih lanjut Eddy menuturkan, kapasitas SMS Center ditingkatkan 52,7% menjadi 25.250 SMS per detik dari sebelumnya 16.550 SMS per detik. Sementara kapasitas layanan pesan multi media (MMS) tidak ditingkatkan atau masih sama dengan tahun lalu 22 MMS per detik.Pun, kapasitas Intelligent Network (IN) ditingkatkan 28% menjadi 61,8 juta dari 48 juta. Sedangkan kapasitas Base Station Controller (BSC) dikatrol 50% dari 351 BSC menjadi 527 BSC. Sementara jumlah Transmitter Receiver (TRX) ditingkatkan 35% dari sebelumnya 125.000 unit menjadi 169.190 unit.Di tempat yang sama Telkomsel meluncurkan layanan HSDPA (High Speed Downlink Packet Access) di kota Purwokerto, Jawa Tengah. Purwokerto merupakan kota ke-15 yang mendapatkan layanan 3,5 G Telkomsel. (rou/wsh)






Hide Ads