Ekspansi Nasional Esia Sedot 80% Capex
- detikInet
Padang -
Bakrie Telecom telah menghabiskan 75%-80% anggaran belanja atau capital expenditure (Capex) 2007 ini demi ekspansi jaringan layanan Esia dan Wifone secara nasional.Hal itu diungkapkan Wakil Dirut Bidang Jaringan PT Bakrie Telecom Tbk, Muhammad "Danny" Buldansyah kepada detikINET, baru-baru ini. Capex yang dialokasikan perseroan tahun ini sebesar US$ 220 juta atau sekitar Rp 2 triliun."Capex itu kami alokasikan untuk membangun jaringan di 17 kota baru dan memperkuat jaringan di area lama kami seperti Jakarta, Banten dan Jabar," ujarnya. "Dengan demikian, kapasitas kami hingga akhir tahun bisa menampung 7,2 juta pelanggan," Danny menambahkan.Bakrie Telecom sejatinya hanya menargetkan 3,6 juta pelanggan hingga akhir tahun. Pada semester pertama 2007, anak perusahaan PT Bakrie & Brothers itu baru meraih 2,246 juta pelanggan.Terkait ekspansi nasionalnya, layanan Esia dan Wifone kini telah beroperasi di enam kota baru. Setelah meluncur di Surabaya, Malang, Semarang, Solo dan Yogyakarta pada Agustus lalu, kini layanan telepon tetap nirkabel itu merambah Sumatera. Padang, Sumatra Barat menjadi kota kedua setelah Medan.Di Padang, Bakrie hanya menyiapkan 20 ribu nomor Esia dan seribu nomor Wifone, serta lima ribu ponsel hasil bundling dengan vendor ponsel Huawei. Sesuai jadwal, aktivitas penjualan (presales) akan dimulai pada 4 Oktober 2007 hingga 7 Oktober 2007 di tiga tempat.Selain itu, Bakrie juga akan menyediakan fasilitas telepon umum koin yang dikenal dengan sebutan EsiaTel. Pada tahap awal telah disebarkan 50 buah EsiaTel di seluruh kota Padang agar masyarakat Padang semakin mudah mendapatkan fasilitas telekomunikasi.
(rou/rou)