Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Tender USO Dibatalkan Bila Tak Penuhi Kuota

Tender USO Dibatalkan Bila Tak Penuhi Kuota


- detikInet

Jakarta - Pemerintah akan membatalkan dan mengulang kembali proyek penyediaan layanan telepon umum pedesaan atau Universal Service Obligation (USO) bila kuota peserta tender tidak terpenuhi."Minimal harus ada tiga perusahaan penyelenggara jaringan atau jasa telekomunikasi yang ikut dan menjadi pemenang dalam seleksi tender USO. Kalau tidak, terpaksa kita batalkan dan mengulangnya kembali," ungkap Kabag Umum dan Humas Ditjen Postel, Gatot S. Dewa Broto kepada detikINET, Senin (24/9/2007).Sebelum mencapai tahapan seleksi, peminat proyek USO harus melewati rintangan prakualifikasi terlebih dahulu. Pendaftaran untuk prakualifikasi pun sejatinya telah dibuka sejak 21 September hingga 2 Oktober 2007.Hingga kini telah tercatat empat perusahaan penyelenggara telekomunikasi yang mendaftarkan diri untuk prakualifikasi, yakni PT Telkom, PT Pasifik Satelit Nusantara, PT Citra Sari Makmur dan PT Powertel.Gatot menuturkan, keempat calon peserta prakualifikasi tersebut berminat untuk mengikuti lelang di semua blok yang ditawarkan oleh Balai Telekomunikasi dan Informatika Perdesaan (BTIP) Ditjen Postel."Kecuali hanya PT Powertel yang tidak bermaksud mengikuti lelang tersebut untuk blok Wilayah Pelayanan Universal telekomunikasi IV Kalimantan Barat dan Kalimantan tengah," ujarnya.Pengerjaan proyek USO di 38.741 desa itu akan dibagi dalam 11 blok geografis. Total anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan selama lima tahun itu memiliki nilai pekerjaan sebesar Rp 1,1 triliun.Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat merupakan wilayah yang akan mendapatkan porsi terbanyak dari program USO ini karena memiliki 10.520 desa dengan nilai pekerjaan tahap pertama sebesar Rp 358,339 miliar. (rou/rou)







Hide Ads