Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
PELNI Pakai Satelit BuanterOne, Solusi Komunikasi Negara Kepulauan

PELNI Pakai Satelit BuanterOne, Solusi Komunikasi Negara Kepulauan


Aisyah Kamaliah - detikInet

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PELNI andalkan satelit LEO BuanterOne. Eutelsat OneWeb jelaskan alasannya cocok untuk Indonesia.
PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PELNI andalkan satelit LEO BuanterOne. Eutelsat OneWeb jelaskan alasannya cocok untuk Indonesia. Foto: PELNI
Jakarta -

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PELNI andalkan satelit LEO (low earth orbit) BuanterOne. Eutelsat OneWeb jelaskan alasannya cocok untuk digunakan di armada-armada PELNI yang berlayar ke seluruh Indonesia.

VP SEA of Eutelsat OneWeb Bala Balamurali menuturkan bahwa Indonesia memiliki semangat dan ambisi besar seperti OneWeb.

"Anda memiliki ambisi besar, Anda ingin menghubungkan semua orang, Anda ingin membuat koneksi tersedia sehingga ekonomi dapat tumbuh. OneWeb juga masih dalam tahap awal, ini adalah generasi pertama kami. Kami akan memiliki generasi 1,5 dan generasi kedua. Jadi ada rencana jangka panjang untuk pengembangan teknologi kami," terangnya dalam seremoni kick-off yang digelar di atas KM Nggapulu di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa, (27/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Indonesia memiliki banyak pulau dan negara yang sangat luas. Hampir 300 juta orang membutuhkan koneksi. Jelas, ini menjadikan Indonesia sebagai pasar yang jelas untuk komunikasi satelit.

"Dan apa yang telah kami lakukan sekarang adalah kami telah mengambil satu langkah lebih dekat untuk menghadirkan teknologi yang lebih baik, latensi lebih rendah, bandwidth lebih besar, keamanan lebih tinggi," imbuhnya.

Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan akan terciptanya fitur-fitur yang lebih baik lagi ke depannya, misalnya automatisasi kapal. Nah, untuk melakukan semua itu membutuhkan latensi rendah dan apa yang dilakukan OneWeb adalah menghadirkan solusi tersebut dengan harga terjangkau di Indonesia.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT PELNI (Persero) Anik Hidayati mengatakan adanya BuanterOne akan sangat membantu komunikasi antara kapal dan pusat. Selain itu, layanan di atas kapal juga akan semakin meningkat.

"Dengan banyaknya CCTV yang kami pasang dengan teknologi ini, apabila ada hal-hal yang tidak diinginkan terhadap misalnya ada kejahatan, ada apa, itu bisa kita cegah dengan baik. Jadi kehilangan barang itu bisa terdeteksi dan kita selesaikan dengan cepat. Itu tentu saja membangun rasa aman buat penumpang kami dengan teknologi-teknologi yang kami bangun di atas kapal," terang Anik.

"Kami utamanya adalah service excellence, ini menjadi kunci utama kami sehingga bagaimana teknologi yang kita pakai dapat mendukung target kami untuk memberikan layanan yang lebih baik kepada para penumpang kami," ungkapnya.

Di kesempatan yang sama, Chief Sales & Marketing Officer (CSMO) BuanterOne Budi Santoso menjelaskan bahwa BuanterOne dapat membuat konektivitas semakin cepat dengan kapasitas lebih besar.

"Selama ini kan teknologi yang lama itu, GEO itu teknologinya agak lambat, secara ini latency-nya bisa sampai 500 sampai 1.000 millisecond. Sedangkan kami bisa 70 millisecond. Dan bandwidth pun, kapasitas pun yang tadinya cuman sedikit, cuman 1 mega, 2 mega, sekarang bisa sampai 100 mega bit per second," ujarnya.

Itulah yang menjadi keunggulan dari teknologi ini dibanding dengan teknologi yang sebelumnya. Kini, jaringan di PELNI dapat semakin andal dan cepat sehingga semua masyarakat yang jadi penumpang di PELNI dapat menikmati layanan ini dengan baik.

"Terutama di sisi teknologi internet. Nah, kita dikasih waktu sebulan dan kita sudah siapkan semua perangkatnya. Sehingga kita nunggu kapal, karena dari 26 kapal kan kapalnya nyebar, sehingga kita nunggu kapalnya sandar, kita baru pasang. Maintenance dipegang oleh DTP," pungkasnya.




(ask/ask)




Hide Ads