Gempa di Sumatera
Trafik Padat, Jaringan Selular Sedikit Terganggu
- detikInet
Jakarta -
Gempa berkekuatan 7,9 SR terjadi di perairan Bengkulu, Rabu (12/9/2007) malam. Tak pelak hal ini membuat warga panik dan lantas berdampak terhadap padatnya lalu lintas komunikasi selular. Akibatnya, jaringan selular yang meng-cover wilayah Bengkulu sedikit mengalami gangguan.Myra Junor, GM Corporate Communication PT Excelcomindo Pratama (XL) mengatakan, dampak dari gempa di Bengkulu semalam memang membuat jaringan XL sedikit terganggu karena lonjakan trafik panggilan."Trafik tinggi, tapi orang masih bisa menelepon dan gangguan lebih kepada listrik mati sejak gempa dari jam 18.30 hingga 21.00 WIB, sehingga butuh waktu untuk hidup lagi dengan genset," tuturnya, ketika dihubungi detikINET, Kamis (13/9/2007).Myra mengaku, gempa juga mengakibatkan 10 persen BTS XL mengalami gangguan non konstruksi namun jaringan Xl di Bengkulu sudah ter-cover 90 persen, sedangkan untuk jaringan di Padang dan Pekanbaru dinyatakan aman.Sementara itu Aziz Fuedy, GM Corporate Communication Telkomsel mengatakan, adanya gangguan electricity akibat terjadi gempa merupakan sesuatu yang wajar. Untuk jaringan Telkomsel, imbuh Aziz, sejauh ini komunikasi relatif masih bisa dilakukan namun kualitas menurun."Tim teknis kami dari tadi malam sampai pagi ini masih melakukan pengecekkan, tetapi untuk BTS tidak ada yang roboh, melakukan panggilan pun masih bisa hanya kualitasnya saja yang menurun," tukasnya.Hal senada juga disampaikan Head of Public Relations Indosat Adita Irawati. Menurutnya, samapi pagi ini laporan yang ia terima secara umum menyatakan bahwa layanan selular Indosat masih berjalan, meski terdapat lonjakan trafik khususnya saat kemarin."Tetapi untuk wilayah Bengkulu Utara seperti di kecamatan Muko-muko dan Lais ada masalah kekurangan power dan transmisi, sedangkan di Bengkulu kota tidak ada masalah. Jadi jaringan yang ter-cover sekitar 90 persen di Bengkulu," tandasnya.
(ash/ash)