Pemilik Lippo Telecom Cari Hutangan US$ 14 Miliar
- detikInet
Jakarta -
Saudi Telecom Company, perusahaan telekomunikasi yang belum lama ini mengambil alih mayoritas saham PT Natrindo Telepon Seluler, sedang mencari utangan US$ 14 miliar untuk membiayai proses akuisisinya.Induk baru dari Lippo Telecom itu memang sengaja mencari dana tambahan untuk menunjang aksi korporasinya demi menggenjot pendapatan 10% lebih banyak dari luar Arab Saudi di 2010 mendatang. Tentunya dari perusahaan perusahaan yang diakuisisinya. Demikian dilansir Celluler News, Senin (20/8/2007), dari laporan yang dikeluarkan perusahaan sekuritas dan investasi asal Bahrain, SICO. Saudi sendiri menjadi penguasa mayoritas Natrindo berkat pembelian saham dari Maxis Communication Berhad. Perusahaan telekomunikasi asal Malaysia itu sebelumnya sempat menguasai 95% saham Natrindo.Maxis yang memiliki basis pelanggan sebanyak 14 juta di Malaysia, India, dan Indonesia, pun dibeli 25% sahamnya oleh Saudi. Hal itu termasuk pengambilalihan 51% saham di Natrindo.Natrindo yang mengantungi lisensi layanan seluler generasi kedua (2G) dan ketiga (3G) sejak empat tahun lalu baru menggelar layanannya di Bandung dan Surabaya. Pun, demikian, lisensinya terancam dicabut karena dinilai tak jua memenuhi ketentuan lisensi modern.
(rou/rou)