Wahai Nelayan, Selamatkan Internet!
- detikInet
Hanoi -
Pencurian kabel fiber optik rupanya tak hanya sering terjadi di Indonesia. Di Vietnam sana, para nelayan kerap mengambil kabel tembaga bawah laut yang menghubungkan sebagian jaringan Internet Vietnam dan jalur komunikasi internasional lain.Kementerian Pos dan Telematika mendesak pihak berwewenang di pusat dan kawasan Vietnam selatan untuk mencegah pencurian kabel."Secara umum kebanyakan nelayan tidak begitu paham tentang konsekuensi pencurian kabel fiber optik bawah laut," demikian hasil laporan investigasi pada 31 Mei hingga 5 Juni lalu.Harian surat kabar yang dikelola negara mengatakan kabel fiber optik TVH sepanjang 11 km dicuri akan diganti dengan biaya sebesar US$ 5,8 juta. Ini adalah bagian dari jaringan yang meneruskan data dari Vietnam ke Thailand dan Hong Kong.Totalnya, kabel fiber optik yang hilang sekitar 43 km, termasuk 32 km yang dicuri dari kabel yang dikelola oleh perusahaan Singapura."Saat ini hanya ada satu kabel bawah laut saja yang menghubungkan Vietnam dengan negara lain," kata harian Thanh Nien, seperti dikutip detikINET dari Reuters, Kamis (7/6/2007).Pencurian mulai terjadi sesudah pemerintah di selatan propinsi Ba Ria-Vung Tau tahun lalu membolehkan nelayan dan tentara menyelamatkan kabel tembaga bawah laut yang dipasang sebelum tahun 1975 untuk dijual.Perang Vietnam dimana Amerika Serikat mendukung pemerintah Vietnam Selatan, berakhir pada April 1975 ketika tentara komunis Vietnam Utara menduduki Saigon, yang sekarang menjadi Ho Chi Minh City.Izin untuk menyelamatkan kabel tersebut sudah ditarik, kementerian meminta agar para penjaga pantai memperketat pemeriksaan dan patroli, dan para pejabat sudah mulai melakukan kampanye publik untuk mendidik nelayan tentang pentingnya kabel.
(dwn/dwn)