(rou/wsh)
Pelanggan Telkomsel Genap 40 Juta
- detikInet
Jakarta -
PT Telkomsel menggenapkan jumlah pelanggannya menjadi 40 juta di akhir kuartal pertama 2007 ini setelah berhasil memperoleh tambahan lebih dari tiga juta pelanggan."Pada kuartal pertama 2007 ini kita berhasil membukukan net add 3,3 juta pelanggan," kata VP Marketing & CRM Telkomsel, Hendri Mulya Sjam, saat peluncuran program TelkomselPoin periode 2007-2008, di Setiabudi Building, Kuningan, Jakarta, Rabu (23/5/2007).Ia menjelaskan penambahan itu berhasil diperoleh pihaknya karena dukungan penuh dari cakupan jaringan serta strategi pemasaran dan loyalitas pelanggan yang diterapkan. Salah satu strategi pemasaran yang dimaksud ialah program TelkomselPoin."Program TelkomselPoin periode sebelumnya mendapat respon positif dari pelanggan karena secara nyata memberikan nilai kompetitif bagi produk kami," ujar Hendri. "Tahun 2006 lalu, program ini diikuti sekitar 41-45 persen pelanggan kami. Dengan hadiah yang lebih besar lagi di tahun 2007 ini, kami harap program TelkomselPoin akan diikuti pelanggan hingga 60 persen," harapnya.Pada 2007 ini, Telkomsel mengalokasikan dana sekitar Rp 12 miliar untuk beberapa hadiah undian seperti mobil, ponsel, laptop, dan uang tunai, serta hadiah langsung berupa gratis SMS, pulsa, dan diskon penggunaan untuk kartu pasca bayar.Pelanggan yang hendak mengikuti program undian tersebut, minimal harus mengirimkan SMS tiga kali ke nomor singkat 777 untuk mengikuti langkah-langkah, yakni SMS mengecek jumlah poin yang dimiliki pelanggan, SMS pernyataan untuk mengikuti undian, dan SMS untuk menentukan pilihan hadiah. Setiap SMS yang dikirim dikenakan Rp 350.Dengan ditargetkannya 60% dari 40 juta pelanggan mengikuti program undian berhadiah tersebut, bisa dibayangkan berapa keuntungan yang akan ditangguk Telkomsel dari SMS yang dikirimkan pelanggannya. Kalau dihitung secara kasar Telkomsel bisa menangguk laba dua kali lipat dari jumlah hadiah yang ditawarkan."Memang keuntungan yang kami peroleh cukup besar dibandingkan hadiah yang kami sediakan, tapi kami kan juga menghabiskan biaya yang sangat besar untuk mempromosikan program tersebut," lugas Hendri, diplomatis.
(rou/wsh)
(rou/wsh)