Jumlah Pelanggan Bakrie Telecom Naik 138%
- detikInet
Jakarta -
Operator telepon tetap nirkabel PT Bakrie Telecom Tbk di kuartal I-2007 membukukan peningkatan jumlah pelanggan 138% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, dari 757 ribu menjadi 1,799 juta.Sementara perubahan tarif interkoneksi dari pembagian pendapatan (revenue sharing) menjadi interkoneksi berbasis biaya (cost based), membantu penurunan biaya interkoneksi yang diserap dari pendapatan kotor perseroan.Direktur Keuangan Bakrie Telecom, Jastiro Abi, mengatakan biaya interkoneksi terhadap pendapatan kotor perseroan menurun, dari 15% pada periode 2006 menjadi 8% pada kuartal pertama 2007."Peningkatan jumlah pelanggan dan menurunnya biaya interkoneksi telah mendorong pertumbuhan kinerja keuangan," ujarnya dalam siaran pers yang diterima detikINET, Senin (21/5/2007).Bakrie Telecom di kuartal I-2007 membukukan peningkatan laba bersih sebesar 13,163% atau 135 kali lipat lebih dibanding periode yang sama pada 2006."Laba perseroan di kuartal I-2007 sebesar Rp 16,25 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 120 juta," ujarnya.Meroketnya laba bersih, lanjutnya, juga ditunjang oleh naiknya jumlah pendapatan bersih perseroan 105% menjadi Rp 223,9 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 109 miliar.Abi mengatakan, laba usaha perseroan juga naik tajam 533% menjadi Rp 50,94 miliar dari sebelumnya sebesar Rp 8 miliar. Sementara pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) naik 132% menjadi Rp 98,18 miliar dari sebelumnya sebesar Rp 42,26 miliar.Bakrie Telecom sebagai operator yang memiliki tiga produk andalan, yakni Esia, Wifone dan Wimode menargetkan jumlah pelanggan di akhir 2007 ini menjadi 3,6 juta pelanggan.
(rou/rou)