Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Harga Bandwidth Turun, Internet Masih Mahal

Harga Bandwidth Turun, Internet Masih Mahal


- detikInet

Jakarta - Rencana penurunan harga bandwidth yang dikumandangkan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Sofyan Djalil, ternyata dianggap belum mampu untuk menciptakan harga internet yang murah meriah.Hal itu diungkapkan Sylvia W. Sumarlin, Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), di sela-sela Seminar Nasional Cybercrime DPP Golkar di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Kamis petang (12/4/2007)."Jika benar harga bandwidth internasional akan diturunkan pemerintah sampai 40 persen, paling juga akan berpengaruh terhadap biaya internet sebesar 20 persen," ujarnya. Sehingga, tujuan pemerintah untuk meningkatkan jumlah pengguna internet sampai ke pelosok desa di tanah air sepertinya masih sulit tercapai.Lebih lanjut Slyvia menjelaskan, penurunan harga bandwidth juga perlu diiringi dengan pembangunan infrastruktur internet lokal. "Jangan cuma harga bandwidth saja (yang diturunkan), infrastruktur untuk jaringan lokal itu juga perlu diadakan," harapnya.Alasannya, karena komponen bandwidth yang paling besar itu ada di koneksi lokal sebesar 70 persen, sedangkan internasional hanya 30 persen. "Makanya jika palapa ring jadi, itu akan menolong jauh untuk menurunkan harga," yakin Sylvia.Namun, biaya investasi yang sangat besar juga diakui sebagai hambatan yang sulit dihindari. "Saya sudah sering kali bilang, oke kalau mau APJII yang kerjakan ke daerah, tapi kasih dong izin WiMax. Karena dengan WiMax, paling tidak kita tidak investasi sendiri-sendiri dan akan terkoneksi," tukasnya.Ia mencontohkan, pengusaha di Jakarta akan bisa bergabung dengan yang di Bogor untuk membangun teknologi ini dan terus menyambung untuk daerah di dekatnya. Jadi pemain lokal di wilayah sebelahnya juga akan bangun jika pakai WiMax (Worldwide Interoperability for Microwave Access), seperti efek domino."Kita harus ingat, di dunia ini semua hidup berdampingan. Jadi teknologi 3G dan WiMax boleh dong bareng," tandasnya lagi. (ash/dwn)







Hide Ads
LIVE