Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Gempa 5,8 SR, Telepon Ngadat Karena Tingginya Trafik

Gempa 5,8 SR, Telepon Ngadat Karena Tingginya Trafik


- detikInet

Jakarta - Sejumlah nomor telepon di Sumatera Barat sulit dihubungi pasca gempa berkekuatan 5,8 Skala Richter (SR) di Padang.PT Telkomsel melaporkan bahwa usai gempa, di seputar Padang, Batusangkar sempat terjadi kemacetan trafik akibat banyaknya panggilan yang dilakukan secara bersamaan. "Namun saat ini sudah normal sehingga komunikasi voice dan SMS sudah mulai bisa dilakukan," kata GM Corporate Communication PT Telkomsel, Azis Fuedi, kepada detikINET, Selasa (6/3/2007).Namun begitu, sampai berita ini diturunkan nomor Telkomsel masih sulit dihubungi kecuali untuk SMS.Tidak ada kerusakan infrastruktur telekomunikasi akibat gempa kali ini. Kantor pelayanan konsumen, GraPARI di Padang juga dilaporkan tidak mengalami kerusakan berarti, kecuali ada beberapa keramik yang terlepas. PT Telkom Tbk. juga melaporkan hal yang sama. Vice President Public and Marketing Communication Telkom Muhammad Awaluddin mengatakan bahwa infrastruktur telepon tidak mengalami kerusakan, hanya saja gedung-gedung pelayanan di Padang Panjang, Batusangkar dan Padang retak-retak akibat gempa.PT Indosat, seperti disampaikan Group Head Public Relations, Adita Irawati, sebanyak lima unit Base Transceiver Station (BTS)-nya (sekitar 5% dari total BTS) dilaporkan mati. Sementara aktivitas di kantor pelayanan berjalan normal."Untuk mengatasi gangguan, tim teknis sudah ada di lokasi," ujar Adita.Head of Corporate Communication PT Excelcomindo Pratama Tbk. Ventura Elisawati melaporkan bahwa gempa sempat mengganggu sinyal XL di Padang dan Bukitinggi, karena trafik outgoing call yang tinggi. Gedung pelayanan dilaporkan dalam kondisi baik, namun guncangan gempa sempat membuat para karyawan berhamburan keluar. (nks/nks)







Hide Ads