LG akan Buat Ponsel 3G Murah
- detikInet
Korea -
Produsen ponsel asal Korea, LG, memenangkan kontrak penyediaan ponsel 3G murah yang lebih terjangkau masyarakat luas.Meski jauh lebih kecil, LG berhasil mengalahkan rivalnya Nokia dan Motorola yang notabene merupakan raksasa di industri ponsel. Kontrak yang dimenangkan LG merupakan titik kulminasi dari program "3G for All" yang digagas GSM Association sejak pertengahan tahun lalu. Dalam konferensi 3GSM di Barcelona pekan depan, 12 operator telekomunikasi terbesar dunia akan mengumumkan LG sebagai pemenang kontrak. Secara keseluruhan, ke-12 operator tersebut memiliki 620 juta pelanggan.Kontrak ini merupakan langkah penting bagi LG, di tengah upayanya memperluas pangsa pasar. Menurut pengamat industri, Gartner, LG menempati urutan kelima dunia pada kuartal ketiga tahun lalu, setelah Sony Ericsson, Samsung, Motorola dan Nokia yang ada di posisi pertama.Dilansir The Guardian dan dikutip detikINET, Rabu (7/2/2007), program "3G for All" mengundang para produsen ponsel untuk mengirimkan proposal ponsel 3G yang dapat mendukung layanan tingkat lanjut, dengan harga kurang dari US$200 (US$1=Rp 9.083,00 sumber: detik.com). Saat ini, meski jumlah pengguna seluler lebih dari 2,26 miliar, pengguna 3G diperkirakan hanya sebesar 100 juta pelanggan.Sebelumnya, GSM Assocation menggelar program sejenis untuk memproduksi ponsel GSM murah, seharga kurang dari US$40 atau sekitar Rp 363 ribu. Kontrak tersebut tahun lalu jatuh ke tangan Motorola.Kedua belas operator yang menentukan pemenang kontrak "3G for All" diantaranya Vodafone, Telefonica, Orange, 3, T-Mobile dan Cingular Wireless. Mereka menyeleksi proposal ponsel murah dari produsen ponsel dunia seperti Nokia, Motorola, Samsung dan beberapa produsen Cina. LG sendiri berencana mengikutsertakan fitur kamera mega-piksel, teknologi Bluetooth dan web browser. Ponsel yang disodorkan LG ini memang bukan yang paling murah dalam kompetisi ini, namun diyakini sebagai ponsel dengan fitur yang paling sepadan dengan harganya. Menurut sumber, sejumlah operator bahkan sudah melakukan pemesanan. Tidak dijelaskan kapan proses produksinya dimulai.
(nks/nks)