Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Banjir Lumpuhkan Layanan Telkom

Banjir Lumpuhkan Layanan Telkom


- detikInet

Jakarta - Hari ini, Jumat (2/2/2007), Jakarta diwarnai genangan air di berbagai penjuru. Selain kemacetan lalu-lintas, kemacetan telekomunikasi juga terjadi. PT Telkom Tbk. sebagai operator dominan di Indonesia, paling banyak mengalami gangguan. Hampir seluruh layanannya tersendat, dan menimbulkan kemacetan telekomunikasi bagi pelanggannya di sejumlah kawasan.Layanan telepon tetap misalnya, terputusnya asupan listrik ke Sentral Telepon Otomat (STO) di kawasan Gatot Subroto, Jakarta, mengakibatkan gangguan sedikitnya pada 70.000 satuan sambungan telepon (SST).Gangguan juga dirasakan pada layanan telepon tetap nirkabel Telkom Flexi. Nomor-nomor Flexi Jakarta gagal dihubungi, apalagi untuk melakukan panggilan.Selain itu, layanan data berbasis Internet Protocol (IP) Telkom pun terganggu. Layanan Internet broadband Telkom Speedy praktis tidak dapat dimanfaatkan.Telkom kini memanfaatkan catuan listrik dari genset yang masa pakainya hanya sekitar 8 jam. "Para petugas Telkom saat ini sedang berusaha keras untuk menormalkan kondisi perangkat secepat mungkin, diharapkan dalam waktu 6 sampai 8 jam ke depan kondisi perangkat akan kembali pulih," ujar Vice President Public and Marketing Communication Muhammad Awaluddin. Operator-operator telekomunikasi lainnya pun melaporkan infrastrukturnya terganggu, karena genangan air yang mencapai tempat penyimpanan power. Selain itu, terhambatnya pasokan listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) turut menjadi penyebab terganggunya infrastruktur telekomunikasi di Jakarta.PT Telkomsel mengalami penurunan performa jaringan di beberapa lokasi, akibat banjir dan pemadaman listrik. Tanpa menyebut kuantitas gangguan, perusahaan menjelaskan bahwa tim teknisnya terus melakukan pemantauan dan langkah-langkah penanggulangan.Sementara PT Indosat Tbk. melaporkan sejumlah BTS di kawasan Jakarta Selatan dan Pusat mengalami gangguan. Sekitar 7% dari total BTS di Jabotabek kehabisan catuan listrik, sehingga memaksa mereka untuk mengerahkan genset.PT Excelcommindo Pratama Tbk. (XL) juga terpaksa mematikan 1 BTS di Bekasi, Jawa Barat dan 1 BTS di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, karena air sudah memasuki shelter tempat power listrik. Sejumlah BTS juga terpaksa menggunakan alternatif tenaga listrik yang berasal dari baterai, dengan masa pakai sekitar 4 jam. (nks/nks)





Hide Ads