Trafik Lebaran
Jateng Naik 82%, Telkomsel Alirkan 236 Juta SMS
- detikInet
Jakarta -
PT Telkomsel mencatat peningkatan arus mudik sebesar 28% pada pelanggannya di area Jabotabek ke daerah pada Lebaran 2006 ini. Sebelumnya, arus mudik di area itu hanya 21%.Vice President Network Operations Telkomsel Venusiana Papasi, mengatakan, Telkomsel telah menyiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi perpindahan dan peningkatan trafik itu dalam program Telkomsel Siaga yang biasa digelar setiap tahunnya. "Kita selalu belajar dari pengalaman Lebaran tahun-tahun sebelumnya. Maka dari itu, persiapan kami tahun ini sangat panjang dan menyeluruh, dan jelas membawa hasil yang sangat signifikan," ujarnya dalam keterangan tertulis yang dikutip detikINET, Minggu (29/10/2006).Bukan hanya jumlah pemudik yang naik, penggunaan layanan selular juga meningkat di seluruh Indonesia saat Lebaran, kecuali di Jabotabek dimana trafik turun 7% akibat banyaknya pelanggan yang mudik ke daerah. Trafik di Jawa Tengah tercatat paling banyak mengalami kenaikan sebesar 82% di atas trafik normal. Kenaikan penggunaan juga naik terjadi di Sumatra Barat (71%), Sumatra Bagian Selatan (64%), Sumatra Bagian Utara (57%), Jawa Timur (48%), Jawa Barat (45%) dan Kalimantan (41%). Menurut Venus, beberapa alasan utama peningkatan trafik ini dikarenakan bertambahnya kebutuhan komunikasi untuk silaturahmi saat Lebaran dan selama perjalanan mudik, serta perluasan jaringan Telkomsel yang diklaim telah menjangkau seluruh Kecamatan dari Sumatra Utara hingga Nusa Tenggara Barat dan seluruh Kabupaten di Indonesia.Seperti dipaparkannya, pelanggan yang aktif di jaringan Telkomsel Jabotabek saat Idul Fitri tahun ini turun 28% dibanding biasanya, dan di Jawa Tengah naik 27%. Peningkatan juga terjadi di Sumatra Barat (13%), Jawa Barat (13%), Jawa Timur (9%) dan Sumatra Selatan (9%).TrafikPeningkatan yang tercatat paling menonjol adalah lonjakan trafik SMS, dengan angka sekitar 236 juta SMS pada 23 Oktober 2006. Lonjakan itu naik dua kali lipat atau melonjak 215% dari jumlah SMS normal di hari biasa yang sekitar 110 juta SMS per hari. Secara berurutan, trafik SMS tertinggi terjadi pada 23 Oktober, kemudian di 24 Oktober (200 juta) dan 22 Oktober (189 juta). Sebelumnya, Telkomsel sudah mengantisipasi kenaikan pengiriman SMS tersebut dengan meningkatkan kapasitas SMS Service Center dari 8.000 SMS per detik di Lebaran tahun lalu, menjadi 16.550 SMS per detik saat ini. Dengan segala kelebihannya, layanan Telkomsel bukan tanpa masalah. Seperti dijelaskan dalam keterangan tertulis, terjadi beberapa delay penyampaian SMS terutama ke nomor operator lain akibat kapasitas jaringannya. Namun lebih dari 75% dari semua SMS yang dikirim pelanggan Telkomsel saat Idul Fitri, tiba di nomor penerimanya dalam waktu tak lebih dari 30 detik. Dalam kondisi normal, tingkat keberhasilannya mencapai sekitar 85-90%.Menjelang Lebaran, Telkomsel juga telah memberikan diskon khusus SMS sejak tanggal 20 hingga 22 Oktober menjadi hanya Rp 99 per SMS ke sesama pelanggan Telkomsel dan Flexi. Selama diskon, lebih dari setengah miliar pelanggan Telkomsel diklaim telah memanfaatkan penawaran itu untuk mengirim SMS. Selain SMS, trafik MMS juga mengalami peningkatan yang signifikan saat Lebaran. Dari rata-rata sekitar 106 ribu MMS yang dikirim pelanggan Telkomsel per hari di kondisi normal, pada momen Lebaran ini penggunaannya naik 37% menjadi hampir 145 ribu. Harga diskon Rp 550 untuk pengiriman MMS Telkomsel sampai akhir Oktober 2006, menjadi salah satu pendorong trafik MMS tersebut. (rou)Keterangan Foto: Vice Presiden Area II Agoes Soekarno sedang diwawancara reporter televisi perihal kesiapan jaringan dan program mudik Telkomsel Siaga 2006. (Fotografer : Achmad Rouzni Noor II).
(rouzni/rouzni)