Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
'Speedy, Bayar Broadband dengan Kualitas Dial-Up'

'Speedy, Bayar Broadband dengan Kualitas Dial-Up'


- detikInet

Jakarta - Belum juga sempat mendiskon tarifnya, Speedy keburu keok. Pasalnya, akses Speedy kini tak lagi se-speedy yang digembar-gemborkan. Beberapa konsumen Speedy menyampaikan keluhannya langsung ke detikINET, Rabu (4/10/2006).Dalam tiga hari ini, kualitas kecepatan Speedy (seperti) sudah tak layak disebut broadband lagi," ujar Aji Djojo kesal. "Bahkan sudah seperti dial-up biasa!" keluhnya.Wajarlah Aji kesal, sebab tarif yang dikenakan padanya untuk berlangganan Speedy tergolong premium, yaitu Rp 700 ribu untuk jatah 2 GB. Tak layaklah tentunya untuk mendapatkan kualitas yang amburadul seperti yang dialaminya.Bahkan, menurutnya, sejak Senin kemaren layanan Speedy-nya sempat semaput, alias mati total hingga sore keesokan harinya."Bayangkan, nunggu satu halaman detik ke download bisa sambil ngopi," ujarnya sembari terkekeh. Sengaja Dicekik?Pelanggan lain yang tak ingin disebutkan namanya, bahkan secara terang-terangan menyatakan curiga bahwa bandwidth Speedy sengaja dicekik."Apa ada kaitannya dengan rencana penurunan tarif Speedy ya? Jadi bandwidth-nya dicekik duluan, biar Telkom tetap untung besar," ujar pelanggan yang tengah kecewa tersebut.Aji yang telah bertahun menggunakan Internet pun nyaris senada. "Ini kesannya kayak orang kehabisan bandwidth ya. Connect sih, tapi sering putus," tegasnya.Bagaimana nih Speedy? "Masak saya bayar Rp 700 ribu, dapatnya 2 GB plus ngomel!" tambah Aji tanpa bermaksud melucu tentunya.Pelanggan Speedy, apakah Anda mengalami hal yang sama seperti dikeluhkan oleh pembaca di atas? Sampaikan kepada kami melalui e-mail redaksi[at]detikinet.com detik ini juga! (donnybu/donnybu)






Hide Ads