Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
XL Siapkan 'Jimat' untuk TKI

XL Siapkan 'Jimat' untuk TKI


- detikInet

Jakarta - Operator seluler PT Excelcomindo Pratama (XL) melepaskan 'Jimat' dari 'Jempol'. Kini Jimat menjadi produk tersendiri yang khusus ditargetkan pada keluarga dan kerabat Tenaga Kerja Indonesia di luar negeri (TKI). Jimat (Jalur Internasional Hemat) adalah kartu seluler prabayar yang dikhususkan untuk menelepon ke luar negeri dengan tarif murah. Jimat menggunakan teknologi Voice over Internet Protocols (VoIP) untuk menghadirkan tarif murah. Sebelumnya produk Jimat' adalah produk tambahan untuk layanan seluler prabayar Jempol yang digelar XL di kawasan Jawa Timur, Bali, dan Lombok. XL mengumumkan lepasnya Jimat dari Jempol dalam konferensi pers di Cilantro Lounge, Wisma '46, Jakarta, Selasa (12/09/2006). Jimat memberikan tarif khusus, untuk sambungan ke fixed line dan mobile line, sebesar Rp 500 per 30 detik untuk lima negara tujuan. Ini mencakup Malaysia, Singapura, Hong Kong, Taiwan, dan Cina. "Bulan depan (Oktober 2006-red) negara tujuan yang akan dibuka adalah Arab Saudi, Kuwait, dan Yordania," ujar Associate Product Manager XL, Ossy Indra Wardhani.Mulai 29 Agustus 2006, ujar Ossy, Jimat bisa dinikmati sebagai produk tersendiri. Sedangkan mulai 29 September 2006 Jimat tidak bisa lagi diisi dengan pulsa Jempol. "Kami ingin lebih fokus pada target pasar yaitu keluarga TKI dan kerabat dekatnya. Kalau Jempol memiliki target yang lebih luas," Ossy menjelaskan alasan XL melepas Jimat dari Jempol. Ossy menjelaskan, tarif Rp 500 per 30 detik berlaku sampai dengan 31 Desember 2006. Tapi, lanjutnya, khusus panggilan ke Malaysia tarif itu berlaku untuk seterusnya. Untuk layanan itu XL bekerjasama dengan Celcom (Malaysia), M1 (Singapura), SmartTone (Hong Kong), Fareast Chung-wa (Taiwan), dan China Mobile (Cina). Kode 18Tarif khusus itu dapat dinikmati dengan menekan tombol 18+'kode negara'+'nomor tujuan'. Tanpa kode tersebut, tarif yang berlaku adalah tarif reguler non-VoIP. Menurut Bayu Samudiyo, GM Marketing Prepaid Product XL, kartu Jimat yang dilepas ke pasaran mencapai 900.000 unit. "Kami melihat TKI di luar negeri mencapai 3-5 juta, dengan angka pertumbuhan 100.000 per bulan. Kami melihat prospeknya cukup bagus," ia menjelaskan.Angka TKI itu, ujar Bayu, merupakan angka resmi dari Depnakertrans. "Dari situ, kami berharap dapat meraih 300.000 pelanggan hingga akhir tahun 2006. Saat ini sudah ada 80.000 existing customer di Jawa Timur," ia menambahkan. XL akan fokus penjualan Jimat di DKI Jakarta. Setelah promosi usai, Bayu menjanjikan tarif akan tetap murah. "Tarif akan tetap murah, tapi tidak sebesar sekarang. Yang sekarang memang kami lakukan subsidi," Bayu menandaskan. (wsh) (wicak/)







Hide Ads
LIVE