Kapasitas Interkoneksi Terbatas Ancam Pertumbuhan Esia
- detikInet
Jakarta -
Pertumbuhan pelanggan layanan telepon tetap nirkabel Esia milik PT Bakrie Telecom Tbk terancam jalan di tempat. Terbatasnya kapasitas jaringan interkoneksi yang disediakan operator dominan membuat pengguna sulit melakukan percakapan ke pelanggan operator lain. "Kalau sulit melakukan percakapan ke operator lain, pelanggan pasti akan meninggalkan layanan kita," keluh Direktur Corporate Services Bakrie Telecom Rakhmat Junaidi, di Ming Restaurant, Jakarta, Rabu (9/8/2006).Ia menuturkan, saat ini pengguna Esia kesulitan menelpon ke nomor pelanggan yang dilayanani PT Telkom maupun PT Telkomsel. Kedua operator tersebut dianggap minim dalam membuka kapasitas interkoneksinya. "Padahal jumlah pelanggan kita terus meningkat tapi kapasitas interkoneksi yang mereka sediakan tidak ditambah," ujarnya. Ia mengungkapkan, kedua operator tersebut sudah berjanji menambah lebar kapasitasnya. Namun, teknis penambahan kapasitas tersebut membutuhkan waktu 4 hingga 5 bulan. Bahkan untuk membuka interkoneksi jaringan di daerah baru membutuhkan waktu hingga 8 bulan. "Ini terlalu lama," ungkapnya.Rakhmat berharap, masalah interkoneksi tidak dijadikan alat kompetisi dalam sektor telekomunikasi. Sebab apabila dilakukan, para operator baru yang masuk ke sektor ini dipastikan tidak berkembang. "Bersaingnya dalam menjual produk ke pelanggan saja. Apalagi sebenarnya dengan membuka interkoneksi berarti menaikkan pendapatan operator tersebut," tandasnya. (rou)
(rouzni/)