Siapkan Sistem Anti Pembajakan
Cina Perketat Kontrol Internet
- detikInet
Jakarta -
Maraknya pembajakan di Cina membuat pemerintahnya gencar meningkatkan kontrol terhadap materi-materi yang beredar di Internet. Sistem baru anti pembajakan Internet tengah disiapkan.Hal itu disampaikan Deputy Commissioner of National Copyright Administration Cina, Yan Xiaohong, dalam jumpa pers yang digelarnya baru-baru ini seperti dilansir detikINET dari softpedia, Senin (07/08/2006).Menurut Yan Xiaohong, pemerintah Cina kini tengah menyiapkan implementasi sebuah sistem anti pembajakan Internet. Sistem ini berguna untuk mengawasi trafik online, guna mengidentifikasi materi-materi yang tak berlisensi yang dimuat di Internet.Lebih lanjut Xiaohong mengatakan, sistem anti pembajakan tersebut akan digunakan untuk mengontrol trafik online terhadap materi-materi yang dilindungi dengan hak cipta. Nantinya, aktifitas sharing dan download file harus seijin dari pemiliknya.Sebuah pusat autentifikasi lengkap dengan sistem proteksi hak cipta berbasis Internet juga akan disiapkan, untuk mengatur trafik online property intelektual.Sekedar tambahan, Cina merupakan pasar Internet kedua terbesar di dunia setelah Amerika Serikat (AS). Lebih dari 123 juta orang pengguna Internet dan 788.400 situs marak tumbuh di daratan Cina itu.Soal pembajakan, tingkat pembajakan Cina tak kalah 'suburnya' dengan Indonesia. Seperti disebutkan Metrics dari perusahaan analisis pasar Business Software Alliance (BSA), tingkat pembajakan di Cina saat ini telah mencapai 86 persen. Indonesia sendiri, menurut BSA, mencapai 87 persen. (dwn)
(dewidya/)