Telkom Bangun Pusat Data untuk Dukung Digitalisasi Kawasan IKN

ADVERTISEMENT

Telkom Bangun Pusat Data untuk Dukung Digitalisasi Kawasan IKN

Jihaan Khoirunnisa - detikInet
Jumat, 19 Agu 2022 20:19 WIB
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) meresmikan Micro Edge DC neuCentrIX serta Digital Community Center Desa Bukit Raya di kawasan Sepaku Ibu Kota Nusantara (IKN).
Foto: Dok. Telkom
Jakarta -

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) meresmikan Micro Edge DC neuCentrIX serta Digital Community Center Desa Bukit Raya di kawasan Sepaku Ibu Kota Nusantara (IKN). Hadirnya dua fasilitas ini diharapkan dapat mendukung percepatan pengembangan IKN, terutama dalam aspek teknologi informasi dan telekomunikasi.

Adapun peresmian Micro Edge DC neuCentrIX dan Digital Community Center Desa Bukit Raya dilakukan oleh Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara Bambang Susantono, Komisaris Utama Telkom Bambang Brodjonegoro, dan Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah, pada Kamis (18/8) kemarin.

Komisaris Utama Telkom Bambang Brodjonegoro mengatakan dalam membangun IKN ini bukan hanya sekedar memindahkan pusat administrasi pemerintahan. Melainkan lebih ke bagaimana IKN dapat menjadi contoh pembangunan kota di seluruh Indonesia.

"Salah satu aspek penting dalam pengembangan IKN ini adalah bagaimana pemanfaatan teknologi digital. Peresmian neuCentrIX Sepaku dan Desa Digital ini merupakan upaya TelkomGroup untuk mengembangkan digitalisasi," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (19/8/2022).

Dikatakannya, kehadiran data center bukan hanya diperuntukkan bagi perusahaan teknologi maupun telekomunikasi saja. Akan tetapi dapat dimanfaatkan oleh UMKM untuk mendongkrak perekonomian lokal melalui UMKM.

"Karena UMKM masa depan hanya bisa naik kelas kalau masuk ke era digital, salah satunya didukung oleh digital platform," ungkapnya.

Diketahui, neuCentrIX Sepaku merupakan micro edge data center untuk mendukung pengembangan ekosistem digital di kawasan IKN. Data center ini menjadi bagian dari ekosistem data center nasional yang tersebar menjadi 7 klaster di seluruh Indonesia. Untuk pengembangan Digital Center di Ibu Kota Nusantara, menurutnya akan didukung oleh klaster 6, mencakup Balikpapan, Banjarmasin, Pontianak dan Sepaku yang akan mendorong implementasi program Nasional Deployment IKN.

Bambang menjelaskan Data center di IKN juga akan terintegrasi ke dalam jaringan Telkom dan Data Center lainnya, dan terhubung dengan kabel bawah laut global di timur dan barat Indonesia. Hal ini untuk mengakomodasi kebutuhan pelanggan dan pelaku bisnis, termasuk edge computing, platform dan layanan digital lainnya.

Dengan demikian diharapkan Digital Hub Ecosystem mampu menciptakan aktivitas perekonomian yang tidak lagi terus terpusat di kota-kota besar, dibatasi oleh jarak, waktu, dan lokasi, khususnya bagi daerah rural.


Sementara itu, untuk mengembangkan masyarakat digital di kawasan IKN nantinya, Telkom mendorong pemanfaatan infrastruktur dan ekosistem digital. Di antaranya meliputi Smart Village Nusantara melalui Sistem Pelayanan Desa, Monitoring dan Evaluasi, Digital Community Center Desa Bukit Raya, teknologi Augmented Reality untuk mendukung promosi produk UMKM di Desa Bukit Raya, serta Virtual Tour Titik Nol IKN dan 3D Design untuk pengembangan kawasan wisata Bukit Bangkirai.

Lebih lanjut dia menjelaskan TelkomGroup juga berupaya membangun infrastruktur untuk melengkapi ekosistem digital di kawasan ibu kota baru ini. Pihaknya pun menyiapkan infrastruktur tahap transisi dalam rangka memastikan ketersediaan konektivitas IKN selama masa pengembangan.

Adapun secara umum penyediaan infrastruktur telekomunikasi yang disediakan TelkomGroup untuk IKN mencakup penyediaan jaringan serat optik dan layanan fixed broadband, jaringan nirkabel (seluler 4G/5G, satelit dan Starlink, WiFi-6), serta jaringan backbone dan transport yang saling terhubung dari IKN hingga gateway internasional Batam dan Manado.

Pada domain digital platform, kata dia, Telkom fokus pada penyediaan HyperScale Data Center yang rencananya akan dibangun di kawasan IKN. Sedangkan pada digital services, TelkomGroup fokus pada pengembangan Smart City dan Command Center. Di samping itu, pihaknya juga mendorong upaya peningkatan literasi digital masyarakat di wilayah Sepaku dan kawasan IKN lainnya.

Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah berharap melalui dukungan infrastruktur konektivitas dan platform dapat membantu mewujudkan IKN sebagai kota cerdas.

"IKN juga kami yakini menjadi percontohan bagi pengembangan kota-kota lainnya di seluruh Indonesia. TelkomGroup pun berkomitmen, melalui digitalisasi akan terus memberikan kontribusi terbaik untuk menjadikan IKN sebagai Ibu Kota Negara kebanggaan kita semua di mata dunia," papar dia.

Sementara itu, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara Bambang Susantono mengapresiasi dukungan digitalisasi yang dilakukan TelkomGroup.

"A thousand miles start with the first step. IKN mengangkat konsep 3D yakni desain, dekarbonasi dan digitalisasi. Dengan digitalisasi, IKN ke depannya akan menjadi kota cerdas dengan intelligent transport system, building smart system, smart energy, dan berbagai kemudahan digitalisasi untuk melaksanakan aktivitas sehari-hari," tuturnya.

"Ini baru langkah awal dari langkah-langkah selanjutnya. IKN adalah city for all yang menunjukkan semangat kebhinekaan dan Indonesia sehingga menjadi kewajiban kita semua untuk mengembangkannya," pungkas Bambang.

(akn/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT