Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Laporan dari Singapura
Hujan Lebat, Ajang CommunicAsia 2006 'Banjir'
Laporan dari Singapura

Hujan Lebat, Ajang CommunicAsia 2006 'Banjir'


- detikInet

Singapura - Hujan lebat mengguyur Singapura bertepatan dengan mulai digelarnya ajang tahunan CommunicAsia. 'Banjir' pun melanda ajang terdepan soal teknologi informasi dan komunikasi itu. Banjir yang dimaksud bukan banjir air, tetapi 'banjir' pengunjung dan peluang bisnis di ajang itu. Memang, sejak beberapa hari ini, Singapura seperti 'kebanjiran' manusia. Sekitar 60 ribu pengunjung dan 2.400 peserta dari pelbagai perusahaan teknologi informasi dan telekomunikasi membanjiri Singapore Expo, Raffles City Convention Centre. Perhelatan akbar CommunicAsia 2006 tetap semarak meski diguyur hujan lebat. Wartawan detikINET Achmad Rouzni Noor II, melaporkan langsung dari ajang CommunicAsia 2006 di Raffles City Convention Centre, Singapura. Event CommunicAsia yang digelar tiap tahun itu selalu saja menyedot perhatian dari penjuru Asia, dan tentunya kocek pengunjung. Tak tanggung-tanggung, ajang pertemuan untuk informasi teknologi dan komunikasi, mobile entertainment, kebutuhan bisnis dan digital lifestyle itu diprediksikan bakal menguras kocek pengunjung hingga US$ 4,5 miliar untuk belanja perangkat dan solusi, seperti dilansir Cyber Media News."Pengunjung dan peserta terus-menerus kembali ke acara kami karena acara ini merefleksikan peningkatan pasar global dengan pengembangan dan inovasi global pula. Acara tahun ini (sebenarnya) tak jauh beda dengan tahun lalu, event ini hanya menciptakan peluang, mengamankan perjanjian bisnis, menggambarkan masa depan, serta mengajarkan kepemimpinan. Jadi singkatnya, acara ini hanya ajang di mana bisnis dari teknologi benar-benar hidup," kata Victor Wong, Project Director CommunicAsia. Fokus utama CommunicAsia tahun ini selain memamerkan teknologi mutakhir, adalah mobile entertainment, IPTV, 3G, VoIP, NGN, WiMAX, information security, video-on-demand, high definition, animation dan embedded technologies, yang masuk dalam agenda ajang 'jualan' itu.Acara yang digelar mulai 20 hingga 23 Juni 2006 ini, juga akan mengetengahkan 21 kelompok paviliun internasional termasuk Korea, Uni Eropa, Cina, dan juga Indonesia. Para pemain utama industri pada pameran ini mencakup Siemens, Ericsson, Huawei, ZTE, NTT Docomo, Lucent, Motorola, Sony Ericsson, Samsung dan LG.Bangun InfrastrukturSebelum CommunicAsia digelar, induk dari acara itu Infocomm Media Business Exchange (imbX) sudah lebih dulu dimulai. Dari ajang yang dihadiri para menteri ICT dan perwakilannya dari berbagai negara di Asia, terbentuk 'cetak biru' untuk memperbanyak peredaran ponsel 3G melalui ajang pameran ini.Menurut Harian The Strait Times News, dari acara itu Infocomm Development Authority of Singapore (Depkominfo-nya Singapura) akan segera membangunan jaringan nirkabel dan menggratiskan layanan internet selama setahun demi membantu adopsi layanan berkecepatan tinggi 3G dan internet pita lebar. Hingga April 2006, 3G di Singapura mencapai 367.000 pelanggan.Selain itu, harga internet broadband juga telah ditekan menjadi $30 dari $50. Harga pun mulai dikendalikan oleh pasar karena besarnya permintaan untuk turun, setelah sebelumnya dimonopoli oleh Singtel dan StarHub.Liputan ke ajang CommunicAsia 2006 ini terselenggara atas kerjasama detikINET dan Siemens Indonesia, serta turut didukung oleh Asus Indonesia (wicak/)







Hide Ads