Kiamat Internet di Kanada, Warga Minta Layanan Digratiskan Sebulan

ADVERTISEMENT

Kiamat Internet di Kanada, Warga Minta Layanan Digratiskan Sebulan

Fino Yurio Kristo - detikInet
Kamis, 14 Jul 2022 12:40 WIB
Displeased teen girl looking at her smartphone sitting on the stairs outdoors
Ilustrasi kiamat internet di Kanada. Foto: Getty Images/iStockphoto/ASIFE
Kanada -

Beberapa hari lalu, Kanada diterpa kiamat internet karena layanan koneksi operator terbesar di negara itu, Rogers Communications, tumbang dalam waktu lama. Warga pun banyak yang marah dan meminta kompensasi pantas untuk kerugian yang ditimbulkan.

Seperti diberitakan, gangguan koneksi internet itu terjadi mulai hari Jumat (8/7) waktu setempat dan berlangsung lebih dari 15 jam. Banyak pengguna Rogers tidak bisa terkoneksi baik melalui ponsel maupun layanan lainnya.

Akibatnya transaksi perbankan, layanan darurat, pengadilan, kantor imigrasi sampai kesehatan mengalami gangguan. Saat ini, layanan disebut mulai pulih secara penuh bagi semua konsumen.

Banyak warga yang marah dan meminta kompensasi besar karena dampak yang ditimbulkan. Misalnya para pebisnis kecil jadi mengalami kerugian yang cukup tinggi. Rogers awalnya akan memberikan kompensasi dua hari layanan gratis, tapi hal itu dipandang tidak cukup.

"Seminggu layanan gratis itu mungkin minimum. Jika mereka kehilangan pelanggan lima sampai tujuh persen saja, dampaknya jauh lebih buruk daripada jumlah kompensasi itu," kata David Soberman, pengamat dari University of Toronto.

Rogers kemudian menambah kompensasi menjadi lima hari layanan gratis. Namun tetap ada yang belum puas mengingat koneksi sangat lama gangguan. Ada yang menyarankan kompensasi penuh selama sebulan.

Seperti dikutip detikINET dari BBC, otoritas Kanada saat ini sedang menyelidiki bagaimana bisa kiamat internet sampai terjadi secara nasional dan berimbas pada jutaan orang. Rogers diminta memberikan informasi yang detail.

"Gangguan nasional layanan telekomunikasi yang dialami oleh jutaan warga Kanada dalam beberapa hari ke belakang tidak bisa diterima," kata Menteri Perindustrian Kanada, Francois Phillipe Champagne mengenai kiamat internet ini.



Simak Video "Perampokan Bank di Kanada: 2 Pelaku Tewas, 6 Polisi Tertembak"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/afr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT