Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Jarang Dipakai, Fitur Enkripsi End-to-end di DM Instagram Dihilangkan

Jarang Dipakai, Fitur Enkripsi End-to-end di DM Instagram Dihilangkan


Virgina Maulita Putri - detikInet

Biar tulisan makin ngegas, cobain cara membuat tulisan di DM Instagram jadi besar dan bold dengan mengikuti tips berikut. Gampang banget!
Foto: Adi Fida/detikINET
Jakarta -

Pengguna Instagram akan kehilangan satu fitur privasi yang cukup penting. Pasalnya Meta akan menghilangkan opsi enkripsi end-to-end di direct messages (DM) Instagram dalam beberapa bulan ke depan.

Menurut laman dukungan Instagram, platform media sosial itu akan berhenti mendukung enkripsi end-to-end di DM mulai 8 Mei 2026. Pengguna yang bergantung pada fitur tersebut akan menerima instruksi untuk mengunduh pesan atau media yang ingin disimpan sebelum perubahan ini berlaku.

Dalam pernyataan resminya, juru bicara Meta mengatakan fitur ini dipensiunkan karena penggunanya tidak banyak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sangat sedikit orang yang memilih untuk menggunakan pesan terenkripsi end-to-end di DM, jadi kami akan menghapusnya dari Instagram dalam beberapa bulan ke depan," kata juru bicara Meta, seperti dikutip dari Engadget, Minggu (15/3/2026).

"Pengguna yang masih ingin berkirim pesan dengan enkripsi end-to-end bisa melakukannya dengan mudah di WhatsApp," sambungnya.

ADVERTISEMENT

Enkripsi end-to-end adalah protokol privasi yang memastikan pesan yang dikirim hanya bisa dibaca oleh pengirim dan penerima. Artinya, baik Meta, Instagram, atau pihak ketiga lainnya tidak bisa membaca pesan yang dilindungi enkripsi end-to-end.

Chat di DM Instagram tidak dilindungi enkripsi end-to-end secara default, jadi pengguna di wilayah tertentu di mana fitur tersebut tersedia harus memulai percakapan terenkripsi terpisah untuk mengaktifkan fitur tersebut.

Di sisi lain, WhatsApp mengaktifkan fitur enkripsi end-to-end secara default untuk seluruh pengguna. WhatsApp sudah mengadopsi enkripsi end-to-end sejak tahun 2016.

Penggunaan enkripsi end-to-end terus menjadi sorotan. Belum lama ini, penegak hukum dan organisasi keselamatan anak di Amerika Serikat mengatakan fitur privasi tersebut mempersulit penangkapan predator yang menargetkan anak-anak di media sosial.

Tanpa enkripsi end-to-end, Meta dapat memindai pesan di Instagram secara proaktif untuk mengidentifikasi konten ilegal dan memberikan akses kepada pihak berwenang jika diminta. Sisi positifnya, Meta dapat bergerak lebih cepat untuk menindak laporan pengguna.




(vmp/vmp)




Hide Ads