Layanan 3G Kurang Diminati di Singapura
- detikInet
Jakarta -
Masyarakat Singapura belum terlalu tertarik untuk menggunakan layanan seluler generasi ketiga (3G) untuk kebutuhan komunikasi sehari-hari. Hal ini disampaikan CEO Talariax, Wong Jet Shyan. "Masyarakat Singapura kebanyakan memang sudah punya ponsel 3G, tapi untuk penggunaan layanan itu sehari-hari paling hanya sekitar 15% saja dari total pengguna yang ada," ujar Shyan pada detikINET di Hotel Le Meridian Jakarta, Rabu (14/6/2006).Namun sayangnya, Shyan yang sehari-hari berdomisili di Singapura tidak mempunyai data total pengguna 3G di negara itu.Di Singapura sendiri, ada tiga operator yang menyediakan layanan 3G yakni Singtel, Starhub, dan M-1. Talariax merupakan perusahaan yang memberikan solusi layanan SMS pada ketiga operator tersebut.Sedangkan 3G sendiri adalah generasi ketiga dari seluler (GSM/2G) yang berbasis Wideband CDMA (WCDMA) dan berkemampuan mendukung komunikasi berupa data, suara, video, bahkan aplikasi multimedia lainnya. Dengan bandwidth yang cukup besar, 384 Kbps hingga 2 Mbps, teknologi ini juga memungkinkan pengguna melihat langsung lawan bicaranya selain hanya sekedar percakapan suara konvensional. (rou)
(dewidya/)