Senangnya Warga Pedalaman Papua Akses Internet 4G: Bisa Main Facebook

ADVERTISEMENT

Senangnya Warga Pedalaman Papua Akses Internet 4G: Bisa Main Facebook

Dea Duta Aulia - detikInet
Kamis, 21 Apr 2022 21:15 WIB
Bakti Kominfo
Foto: Dea Duta Aulia/detikcom
Jayapura -

Bagi masyarakat kota, jaringan internet yang stabil merupakan hal yang biasa. Namun bagi masyarakat berada di kawasan 3T (terdepan, terluar, dan tertinggi) jaringan internet merupakan hal yang begitu istimewa.

Warga Desa Jember Distrik Towe Papua Jhon mengatakan kehadiran tower base transceiver station (BTS) 4G yang dibangun oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) begitu terasa manfaatnya.

"Sambutan kami senang dengan pembangunan tower di Distrik Towe," kata John saat ditemui di Distrik Towe, Papua, Kamis (21/4/2022).

Ia menuturkan sebelum tower dibangun, dirinya bersama warga kampung lainnya mengalami kesulitan dalam melakukan komunikasi. Pasalnya Desa Jember di Distrik Towe merupakan salah satu kawasan blank spot yang tidak mendapatkan jaringan sinyal internet.

Bakti Kominfo Foto: Dea Duta Aulia/detikcom

Selain itu, John menjelaskan untuk hanya sekadar berkomunikasi dengan pihak luar saja, warga Desa Jember terpaksa harus menumpang di desa tetangga yang jaraknya cukup jauh yakni 1 hari dengan jalan kaki.

"Sebelum (tower BTS 4G) ini dibangun, kita harus ke Jamrab. Sini (Desa Jember) ke Jamrab 1 hari jalan kaki hanya untuk dapat sinyal," kata John.

Namun, setelah tower BTS 4G di kampung tersebut resmi beroperasi Senin (18/4/2022) lalu warga Desa Jember sudah bisa merasakan akses jaringan internet.

Menurut John, jaringan internet tersebut tidak hanya memudahkan mereka dalam berkomunikasi. Warga desa pun sekarang sudah bisa untuk memanfaatkan media sosial.

"Sebelum ini dibangun daerah ini sama sekali tidak ada sinyal. Setelah dibangun bisa main Facebook," tutup John.

Sebagai informasi, Bakti Kominfo terus menggenjot pembangunan tower 1.811 BTS 4G di wilayah Papua. Sehingga wilayah blank spot khususnya di pegunungan Papua dapat segera diminimalisir.

Saat ini tower yang sudah dibangun yakni 800 BTS di berbagai wilayah Papua. Tower yang dibangun di pedalaman telah dilengkapi dengan panel surya yang sebagai sumber energi. Energi kemudian disimpan dalam 7 baterai yang mampu bertahan hingga 2-3 hari.

Untuk proses pengisian baterai membutuhkan waktu 1 hari. Penggunaan energi baterai hanya ketika dalam kondisi cuaca mendung atau berawan saja. Jika cuaca cerah maka energi yang diserap oleh panel surya langsung dimanfaatkan oleh tower BTS 4G.

(akn/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT