Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Meski Masih Mahal, 'Speedy' Turun Tarif

Meski Masih Mahal, 'Speedy' Turun Tarif


- detikInet

Jakarta - PT. Telkom Tbk. memenuhi janjinya untuk menurunkan tarif Speedy. Layanan berlangganan internet berteknologi ADSL itu, turun harga meski terbilang masih mahal.Melalui pemberitahuan resmi kepada para pelanggannya, Telkom mengumumkan penurunan tarif Speedy. Pemberitahuan tersebut diumumkan melalui surat dengan Nomor: TEL. 10/YN000/D02-E20300/2006, tertanggal 17 Mei 2006, namun baru diterima pelanggan Senin (22/5/2006).Dalam surat tersebut, Telkom mengumumkan perubahan paket berlangganan serta besaran tarifnya. Paket Speedy Heavy misalnya, akan dipindah ke Paket Speedy Profesional. Dalam paket yang baru, tertera penurunan komponen tarif mulai dari biaya aktivasi, abonemen serta tarif untuk kelebihan pemakaian per Megabyte (MB).Pada paket Speedy Profesional, biaya bulanan turun dari Rp 800 ribu menjadi Rp 700 ribu. Biaya kelebihan pemakaiannya jadi lebih murah, dari Rp 1.200/MB menjadi Rp 700/MB. Sementara biaya aktivasinya juga turun dari Rp 200 ribu menjadi Rp 150 ribu.Paket Speedy Unlimited untuk perumahan juga diturunkan harganya, dari Rp 3,8 juta menjadi Rp 2 juta per bulan. Sementara Paket Speedy Unlimited untuk Warnet dipatok seharga Rp 3 juta.Telkom juga mengumumkan perubahan skema pentarifan, melalui paket-paket layanan baru. Paket-paket layanan yang semula terdiri dari Light Internet, Medium Internet, Heavy Internet dan Unlimited, berubah menjadi Speedy Home, Speedy Profesional dan Speedy Unlimited dan Speedy Unlimited Warnet.Paket Speedy Home lebih murah dibanding Paket Speedy Light. Biaya Aktivasinya turun dari Rp 200 ribu menjadi Rp 150 ribu. Biaya abonemen tetap yaitu sebesar Rp 300 ribu, sementara quota pemakaian ditambah dari 500 MB menjadi 750 MB. Biaya kelebihan pemakaiannya turun dari Rp 1.200 menjadi Rp 700.Sementara paket Speedy Medium dihilangkan dari skema paket layanan yang baru. Perubahan paket ini efektif berlaku mulai 1 Juni 2006.Masih Lebih MahalPenurunan tarif Speedy merupakan janji yang pernah dilontarkan Dirut Telkom Arwin Rasyid, di awal masa jabatannya.Di depan para pimpinan media, Arwin mengakui kalau layanan internet broadband di Indonesia memang masih lebih mahal dibanding negara-negara tetangga. Janji Arwin dikala itu, akan menurunkan tarif dengan memakai negara tetangga sebagai perbandingannya.Meski begitu, melihat perubahan yang dilakukan Telkom saat ini, bisa dibilang Telkom baru memenuhi satu janjinya, yaitu menurunkan tarif internet broadband. Sementara, janjinya untuk menurunkan agar sebanding dengan negara-negara tetangga, belum terealisasi.Paket unlimited misalnya, di Singapura dan Malaysia bisa didapat dengan harga tidak sampai Rp 1 juta atau sekitar Rp 560 ribu per bulan. Demikian halnya di Cina dan Jepang.Tak perlu jauh-jauh. Dibandingkan dengan layanan paket internet yang ditawarkan operator seluler dan fixed wireless saja, tarif Speedy masih terbilang lebih mahal. StarOne dari Indosat misalnya, menawarkan paket internet 1 GB seharga Rp 200 ribu per bulan. Menoleh ke belakang, melalui produk Matrix Indosat juga pernah menawarkan tarif internet unlimited Rp 25 ribu per bulan. Operator Mobile-8 dengan produk Fren, menawarkan paket internet seharga Rp 500 ribu untuk 1 GB, dan Rp 900 ribu untuk 2 GB. Namun, siapa tahu ini adalah tahap pertama realisasi janji Telkom untuk memurahkan tarif internetnya. Kita tunggu terobosan selanjutnya dari Telkom. (nks) (ketepi/)





Hide Ads
LIVE