Telkom Bangun 200 BTS Flexi di Jawa Timur
- detikInet
Jakarta -
Tahun 2006 Telkom merencanakan pembangunan 200 BTS di Jawa Timur. Ekspansi jaringan juga dilakukan. Targetnya, kemampuan penanganan trafik meningkat 40%."Pada tahun 2006, Telkom akan membangun 200 BTS. 200 BTS ini diharapkan bisa menambah kapasitas panggilan 2 juta ssf (satuan sambungan flexi)," kata Husni Thamrin, Deputy Executive General Manager Telkom Divre V Jatim, melalui keterangan tertulisnya, Selasa (16/5/2006). Menurut Telkom, saat ini di Jawa Timur terdapat 375 BTS, demi menyokong aktivitas telekomunikasi 1,35 juta pelanggan Flexi, jenis Classy (pascabayar) dan Trendy (prabayar).Sejalan dengan sinergi Telkom Group, Telkom akan memanfaatkan BTS Telkomsel. "Dengan demikian, rencana pengembangan BTS TelkomFlexi dapat dipercepat," kata Husni Thamrin.Selain penambahan Base Transceiver System (BTS), upaya perbaikan kualitas dan performa dilakukan Telkom dengan optimasi dan ekspansi jaringan. Dijelaskan Telkom, proses optimasi meliputi audit jaringan (pengukuran ulang terhadap semua parameter), dan penyetingan kembali (re-setting) semua parameter baik hardware seperti BTS, antena dan software.Optimasi jaringan yang dijalankan sejak awal tahun 2006 di Surabaya, akan selesai pada akhir Mei 2006 ini. Dengan optimasi jaringan ini, Telkom mengatakan angka call drop mengalami penurunan dari 1,40% menjadi 1,07%.Angka tersebut dikatakan akan terus turun, sampai kegiatan optimasi selesai. "Harapan kita, angka ini bisa terus ditekan menjadi di bawah 1," kata Novyan Balia, General Manager Divisi Fixed Wireless Network area Surabaya.Setelah di Surabaya, optimasi jaringan akan diarahkan ke Malang, Madiun, dan Jember. Ini dilakukan mulai Juni dan direncanakan selesai dalam 3 bulan atau pada triwulan ketiga tahun ini.Djadi Soegiarto, Communication Manager Telkom Divre V Jawa Timur mengatakan, pihaknya juga sedang melakukan ekspansi jaringan untuk meningkatkan kemampuan penanganan trafik (handling traffic) sampai dengan 40%. Khusus di Surabaya, dilakukan penambahan channel pada seluruh BTS, penambahan 1 MSC (Mobile Switching Center) dengan kapasitas 500 BTS, dan penambahan 30 BTS pada daerah iner city dan sub-urban high. "Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan call performance seperti menekan call drop, call failled, peningkatan success call, serta percepatan pengiriman SMS dan data," ungkap Djadi. (nks)(Catatan Redaksi:Bagi pemberi komentar, mohon tidak mengisi kolom nama dengan kata/kalimat yang tak lazim sebagai nama orang. Nama samaran diperbolehkan. Pengisian nama dengan nama milik orang lain (public figure), alamat situs, merek, nama institusi tertentu dan/atau cenderung vulgar/ofensif/SARA, tidak diperkenankan.)
(ketepi/)