Telkomsel-GoTo Bentuk Join Venture Garap Bisnis Gaming Asia tenggara

Telkomsel-GoTo Bentuk Join Venture Garap Bisnis Gaming Asia tenggara

ADVERTISEMENT

Telkomsel-GoTo Bentuk Join Venture Garap Bisnis Gaming Asia tenggara

Agus Tri Haryanto - detikInet
Rabu, 23 Feb 2022 13:47 WIB
Garap bisnis gaming Asia Tenggara, Telkomsel membentuk perusahaan patungan alias joint venture PT Games Karya Nusantara yang mengusung merek perusahaan Majamojo.
Telkomsel-GoTo Bentuk Join Venture Garap Bisnis Gaming Asia tenggara. Foto: Telkomsel
Jakarta -

Garap bisnis gaming Asia Tenggara, Telkomsel membentuk perusahaan patungan alias joint venture PT Games Karya Nusantara yang mengusung merek perusahaan Majamojo.

Pembentukan Majamojo ini melalui anak perusahaan Telkomsel, yakni PT Telkomsel Ekosistem Digital yang kemudian berkolaborasi dengan PT Aplikasi Multimedia Anak Bangsa (AMAB) kepunyaan GoTo.

Kehadiran Majamojo, Telkomsel Ekosistem Digital dan AMAB berkolaborasi dengan mensinergikan dan memanfaatkan secara maksimal sumber daya kedua perusahaan, termasuk kapabilitas digital, aset teknologi, dan ekosistem bisnis yang terintegrasi.

Duet tersebut akan memperkuat eksistensi para pelaku industri gaming lokal terutama mendorong lahirnya lebih banyak lagi talenta digital di dalam negeri.

Majamojo memperkaya lini bisnis vertikal Telkomsel Ekosistem Digital setelah bergabungnya Kuncie dan Fita dalam portofolio anak perusahaan Telkomsel tersebut.

"Kami berupaya memaksimalkan keunggulan aset dan kapabilitas Telkomsel untuk mengembangkan Majamojo dalam ekosistem gaming, melengkapi yang selama ini sudah dicakup oleh Dunia Games. Kami optimistis Majamojo akan memiliki peran strategis dan bisa berkontribusi optimal dalam memajukan industri gaming di Indonesia dan Asia Tenggara," ujar CEO Telkomsel Ekosistem Digital, Andi kristianto dalam siaran persnya, Rabu (23/2/2022).

Menurut laporan perusahaan riset game Newzoo dan Niko Partners, pertumbuhan mobile game di Asia Tenggara pada periode 2014-2017 mencapai lebih dari 180%.

Angka tersebut diprediksi akan terus tumbuh selama lima tahun ke depan. Shibuya Data Count juga memperkirakan pertumbuhan rata-rata tahunan atau Compound Annual Growth Rate (CAGR) industri game di Asia Tenggara akan mencapai 8,5% pada periode 2020-2025.

Oleh karena itu, kehadiran Majamojo juga diharapkan akan mendukung akselerasi transformasi digital dan memperluas manfaat ekonomi digital nasional bagi masyarakat Indonesia.

Menurut Head of GoTo Strategic Partnership, Reggy Susanto, perusahaan pantungan ini memiliki sumber daya luar biasa untuk menjadi perusahaan game terbesar di regional.

"Kami meyakini kemitraan ini dapat menangkap peluang lebih besar di industri game dengan mengoptimalkan layanan dan ekosistem GoTo dan Telkomsel," tuturnya.

Dalam struktur kepemilikan Majamojo, Telkomsel Ekosistem Digital akan menjadi pemegang saham mayoritas, sementara lainnya AMAB. Untuk membantu penetrasi strategi bisnis Majamojo, Jungwon Hahn ditunjuk sebagai Direktur Utama dan M Dody Darmawan sebagai Direktur Keuangan.

Manajemen kedua perusahaan meyakini kemitraan berkelanjutan ini dapat meneruskan peta jalan transformasi Telkomsel sebagai perusahaan telekomunikasi terdepan melalui Telkomsel Ekosistem Digital, yang menghadirkan platform terintegrasi untuk membuka peluang kemajuan lebih besar bagi seluruh pemangku kepentingan di industri game, dengan memaksimalkan sinergi layanan yang ada di ekosistem GoTo dan Telkomsel.



Simak Video "Penggabungan Telkomsel-IndiHome Bakal Diumumkan di Awal 2023"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT