Brand Value Telkom Catat Prestasi Tingkat Nasional & Internasional

ADVERTISEMENT

Brand Value Telkom Catat Prestasi Tingkat Nasional & Internasional

Erika Dyah - detikInet
Minggu, 13 Feb 2022 20:54 WIB
Telkom
Foto: Telkom
Jakarta -

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali menjadi satu-satunya perusahaan Indonesia yang masuk dalam jajaran Global 500 2022 Most Valuable Brand. Diketahui, Telkom berada di posisi 490 dengan jumlah valuasi merek (brand value) mencapai US$4,69 miliar dan enterprise value sebesar US$30,44 miliar.

Adapun catatan prestasi ini dikeluarkan oleh konsultan brand valuation internasional, Brand Finance. Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah mengatakan capaian uni menjadi yang kelima kalinya bagi Telkom untuk masuk dalam jajaran global bersama dengan perusahaan bergengsi kelas dunia, seperti Apple, TikTok, Amazon, Google, dan lainnya.

"Menjadi sebuah kebanggaan dan kehormatan bagi Telkom dapat masuk di jajaran perusahaan terbaik dunia. Pencapaian ini merupakan salah satu bukti bahwa langkah transformasi Telkom sudah berada di jalur yang tepat dan mulai memperlihatkan hasil," ujar Ririek dalam keterangan tertulis, Minggu (13/2/2022).

Ia menjelaskan, dalam kurun dua tahun terakhir, Telkom tengah gencar mengakselerasi transformasi perusahaan menjadi digital. Pihaknya juga melakukan penataan portofolio untuk value creation yang optimal, tidak hanya bagi perusahaan, tapi juga bagi stakeholder serta bangsa dan negara.

Lebih lanjut, Ririek memaparkan pihaknya fokus menjalankan tiga domain bisnis digital, yakni digital connectivity, digital platform, dan digital services. Menurutnya, infrastruktur yang menyebar di penjuru negeri menjadi nilai tambah bagi Telkom dalam memanfaatkan konektivitas yang dimiliki. Baik untuk pengembangan platform digital dan produk, serta layanan digital yang dapat digunakan oleh seluruh segmen pelanggan.

"Nilai merek merupakan tolak ukur pandangan masyarakat dan pelanggan, investor, serta berbagai pihak dalam melihat layanan dan produk yang disediakan perusahaan. Keberhasilan Telkom ini menjadi bukti komitmen perusahaan untuk dapat sejajar dengan perusahaan kelas dunia dalam melayani pelanggan juga masyarakat secara optimal. Semoga ini menjadi amanah bagi kami agar terus berinovasi, berkolaborasi, dan juga untuk menjaga kepercayaan dan kepuasan pelanggan, stakeholder, dan investor," terangnya.

Sebagai informasi, Brand Finance Global 500 adalah pemeringkatan valuasi merek yang rutin disusun Brand Finance setiap tahun. Dalam melakukan penyusunan daftar ini, Brand Finance menilai lebih dari 5 ribu perusahaan di 26 negara yang mencakup 29 sektor.

Perolehan nilai merek dilakukan dengan metodologi yang menilai brand impact dan brand strength. Sementara itu, brand strength diukur dari balance score card matrix antara marketing investment, stakeholder equity, dan business performance.

Telkom Raih Peringkat 1 Indonesia's Most Valuable Brand 2021

Selain pencapaian tersebut, Telkom juga menerima penghargaan peringkat pertama Indonesia's Most Valuable Brand 2021 pada Selasa (8/2) lalu. Capaian ini diraih karena valuasi merek Telkom disebut mampu melampaui nilai merek-merek perusahaan lainnya di Indonesia.

SVP Corporate Communication & Investor Relation Telkom, Ahmad Reza menjelaskan pihaknya tercatat memiliki brand rating AAA dan Brand Strength Index (BSI) merek Telkom 87,1 dari 100. Hal ini membuat Telkom menjadi perusahaan telekomunikasi digital dengan merek paling kuat di Indonesia.

"Atas nama Direksi dan seluruh karyawan Telkom kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan penghargaan Indonesia's Most Valuable Brand 2021. Pencapaian ini menjadi motivasi bagi Telkom dalam menjalani peran sebagai digital telco terdepan," kata Ahmad.

"Kami juga akan terus mempertahankan serta meningkatkan terus kualitas serta nilai brand perusahaan demi memantapkan posisi perusahaan sebagai digital telco kelas dunia," sambungnya.

Ia pun mengungkap, hingga kuartal ketiga 2021, Telkom tercatat berhasil meraih laba bersih konsolidasian sebesar Rp18,9 triliun atau tumbuh 13,1% secara tahunan. Pendapatan konsolidasian perusahaan tumbuh 6,1% secara tahunan menjadi Rp 106 triliun.

Di saat yang sama, laba sebelum Bunga, Pajak, Depresiasi, dan Amortisasi (EBITDA) perseroan diketahui tumbuh 8,1% YoY menjadi Rp57,9 triliun. Adapun margin EBITDA dan margin laba bersih juga meningkat menjadi 54,6% dan 17,8% pada periode tersebut.



Simak Video "Langkah-langkah yang Dilakukan Telkom Guna Mengembangkan Ekonomi Digital di Makassar"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT