Jadi Operator 5G Pertama di RI, Telkomsel Masih Terus Berbenah

Year in Review 2021

Jadi Operator 5G Pertama di RI, Telkomsel Masih Terus Berbenah

Yudistira Perdana Imandiar - detikInet
Kamis, 06 Jan 2022 14:11 WIB
Uji Coba 5g Telkomsel Solo
(Foto: Aisyah Kamaliah/detikcom)
Jakarta -

Tahun 2021 menjadi momentum kemajuan teknologi informasi dan komunikasi di Indonesia. Hal itu ditandai dengan hadirnya jaringan 5G komersial untuk kali pertama.

Telkomsel merupakan operator seluler pertama yang menghadirkan 5G komersial di Indonesia. Layanan 5G Telkomsel telah menyebar di beberapa kota, antara lain Jakarta, Medan, Batam, Makassar, Denpasar, Balikpapan, Surabaya, Solo, dan Bandung.

Butuh waktu sekitar tujuh tahun sejak 4G pertama kali diluncurkan pada akhir 2014, hingga sekarang naik level ke jaringan 5G. Telkomsel telah menguji coba infrastruktur 5G mereka dalam beberapa kesempatan. Salah satunya saat menyambut gelaran Asian Games 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Dalam pengujian saat itu, Telkomsel menggunakan spektrum 28Ghz, yang menghasilkan kecepatan internet di atas 16 Gbps. Koneksi sekencang itu dipakai untuk memamerkan mobil tanpa sopir dan sejumlah acara di Telkomsel 5G Experience Center, Live Streaming, Football 2020, Future Driving, dan Cycling Everywhere.

Lalu pada tahun berikutnya, Telkomsel kembali menjajal 5G di Batam, Kepulauan Riau. Dalam uji coba ini. Telkomsel menunjukkan sejumlah kemampuan teknologi jaringan 5G untuk mendukung kebutuhan industri.

Pada Mei 2021, Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika terkait pemenang lelang frekuensi 2,3 GHz diterbitkan. Telkomsel sebagai salah satu pemenangnya akan mengoptimalkan tambahan spektrum 20 MHz untuk memaksimalkan layanan 4G.

Telkomsel mendapatkan 20 MHz yang terdiri dari 10 MHz pada Blok A yang berada di rentang 2.360-2.370 MHz untuk wilayah layanan zona 1, 4, 5, 6, 9, 10 dan 12 dan 10 MHz pada Blok C di rentang 2.380-2.390 MHz untuk wilayah layanan zona 4, 5, 6, 9, 10, 12 dan 15.

Telkomsel pun dinyatakan lulus Uji Layak Operasi (ULO) 5G setelah melalui proses ULO 5G yang dilakukan Telkomsel dan Kementerian Komunikasi dan Informatika pada yaitu 19-21 Mei 2021. Telkomsel pun mengantongi SKLO 5G untuk menggelar jaringan 5G.

27 Mei 2021 menjadi momen lahirnya 5G Telkomsel, sekaligus kehadiran 5G komersial untuk kali pertama di Indonesia. Untuk tahap awal, 5G Telkomsel telah hadir di 9 kota wilayah Indonesia, dan hadir di tujuh titik lokasi pemukiman yang ada di Jakarta dan sekitarnya, yaitu Kelapa Gading, Pondok Indah, Menteng, Pantai Indah Kapuk, Bumi Serpong Damai (BSD), Widya Chandra, dan Alam Sutera.

Telkomsel menyatakan sampai saat ini layanan 5G Telkomsel terus dioptimalkan. Salah satunya dengan memanfaatkan tambahan spektrum di pita frekuensi 2,3 GHz usai dilakukan refarming di spektrum tersebut.

Setelah proses refarming frekuensi 2,3 GHz oleh Kemenkominfo pada Juli-September 2021, lebar pita Telkomsel di frekuensi 2,3 GHz kini menjadi 50 MHz. Menurut VP Technology Strategy Telkomsel Indra Mardiatna, tambahan lebar pita frekuensi tersebut bukan tahapan final dalam pengembangan 5G di Indonesia. Telkomsel, kata Indra, masih akan terus meningkatkan dan mengembangkan kualitas jaringan 5G secara bertahap dan terukur.

"Memang terus terang ini belum ideal, ada tiga faktor utama yang terus kita improve. Pertama, spektrum idealnya 100 MHz, sekarang kita maksimal di 2,3 (GHz) ada 50 MHz. Dan kami masih sharing dengan 4G," ungkap Indra.

Selain itu, Telkomsel juga terus mengembangkan ekosistem 5G. Indra menerangkan, penyediaan 5G oleh Telkomsel disesuaikan dengan demand dari ekosistem yang tersedia.

"Yang ketiga use cases, kenapa kita mendorong ini semua, karena kita ingin Indonesia harus menjadi tuan rumah di negaranya sendiri dengan adanya 5G. mudah-mudahan ada unicorn-unicron baru dengan memanfaatkan teknologi 5G," ungkap Indra.



Simak Video "Korsel Nomor 1 soal Kecepatan Download di Jaringan 5G"
[Gambas:Video 20detik]
(ncm/fay)