Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
1,1 Juta Pelanggan Prabayar Indosat Terancam Hangus

1,1 Juta Pelanggan Prabayar Indosat Terancam Hangus


- detikInet

Jakarta - Direktur Jabotabek dan Corporate Sales Johnny Swandi Sjam, mengatakan hingga 26 April 2006 pelanggan prabayar Indosat yang sudah mendaftar sebanyak 9,57 juta nomor atau sekitar 76,6 persen dari total prabayar Mentari, IM3, dan StarOne. Total pelanggan prabayar Indosat sebesar 12,5 juta."Dari angka total 9,57 juta itu, 8,47 juta sudah mendaftar dengan data yang lengkap. Sedangkan sisanya masih harus melengkapi data-data sesuai dengan yang dipersyaratakan," ujar Johnny dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (29/4/2006).Bila dikurangi dari total pendaftar keseluruhan dan jumlah pendaftar yang mendaftar dengan data lengkap, berarti masih ada sekitar 1,1 juta pelanggan prabayar Indosat yang belum terdata lengkap. Nah, pelanggan yang belum melengkapi datanya harus segera menuntaskan permasalahan itu bila tak ingin nomornya hangus.Sebelumnya, Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar menyatakan ada waktu tenggang dua bulan bagi pihak yang belum tuntas menyelesaikan registrasi per 28 April 2006. Masa tenggang itu disebut soft block atau blokir lunak. Kebijakan soft block diberlakukan mulai 1 Mei 2006.Nomor yang terkena soft block hanya bisa menerima telepon dan SMS tanpa bisa menelepon atau mengirim SMS keluar. Nomor tersebut hanya bisa dipakai mengirim SMS ke 4444 dan menghubungi call center operatornya, untuk melakukan registrasi. "Bagi pengguna prabayar yang sudah melakukan registrasi namun belum lengkap identitasnya, akan diberi waktu tenggang dua bulan, terhitung mulai 1 Mei sampai dengan 30 Juni. Kalau sampai 30 Juni belum melengkapi juga baru dikenakan soft block," kata Basuki dalam kesempatan jumpa pers di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Jumat (28/4/2006).Basuki menjelaskan, jangka waktu soft block adalah satu bulan, sebelum kemudian kartu dihanguskan. "Apabila sampai 30 Juli belum lengkap juga, langsung hangus," ujarnya.Dari segi pelanggan yang mendaftar, menurut Johnny, jumlah 9,57 juta pendaftar itu sudah terbilang bagus. Dia juga mengatakan lonjakan terjadi dalam 2-3 hari sebelum 28 April, dengan angka 400 ribu per hari. Sedangkan untuk validasi pelanggan yang sudah mendaftar secara lengkap, Johnny mengaku sudah menyiapkan kiat."Untuk validasi bertahap. Kita pakai model random. Kita siapkan tenaga dari Call Center kita. Setiap pelanggan yang menelepon ke Call Center kita, akan kita lakukan validasi" ungkapnya. (rou) (rouzni/)




Hide Ads