Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Kecepatan 800.000/Hari, Telkomsel Kebut Registrasi

Kecepatan 800.000/Hari, Telkomsel Kebut Registrasi


- detikInet

Jakarta - Telkomsel menginjak pedal gasnya di penghujung lap pertama registrasi prabayar. Dengan amunisi baru, Telkomsel mampu melaju dengan kecepatan 800.000 pendaftar per hari.Ya, operator seluler yang total pelanggan prabayarnya saat ini, Sabtu (29/4/2006), hampir mencapai 26 juta (25.914.000) itu akhirnya bisa bernafas lega. Di penghujung deadline registrasi, total pelanggan yang terdaftar mencapai 21.150.000. Angka yang cukup lumayan."Laju tingkat keberhasilan kita mencapai 800 ribu per hari. Sebelumnya cuma 20 ribu per hari," kata Dirut Telkomsel, Kiskenda Suriahardja di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Jumat (28/4/2006). "Registrasi dari formulir juga cukup bagus, sekitar 1,5 juta pelanggan mendaftar dari situ," imbuhnya.Menurutnya, lonjakan itu dikarenakan beberapa trik baru baru yang digelar, seperti meningkatkan kemampuan infrastruktur teknologi informasi, transmisi, penambahan server, penguatan distribusi, iklan, pencetakan formulir, serta data entry."SMS server kita juga tidak hanya di satu sentral saja, tapi kini lima. Di Jakarta, Surabaya, Medan, Palembang, dan Semarang," ungkapnya. Menurut VP Marketing & CRM Telkomsel Erik Meijer, dengan lima titik server, beban server bisa lebih merata dan mempermudah proses registrasi via SMS."Jadi kalau SMS itu pending di satu titik, akan langsung di-routing (dialihkan -red) ke titik lain yang terdekat," papar Eric pada detikINET.Hanya 71,2% Lengkap TerdataSegala upaya yang dilakukan Telkomsel memang membuahkan hasil cukup signifikan, namun kenyataannya di lapangan belum cukup untuk memuaskan semua pelanggan prabayarnya."KIta minta maaf bagi pelanggan yang merasa belum nyaman melakukan registrasi. Kita sudah mencoba yang terbaik," ujar Kiskenda.Dia juga mengakui bahwa dari total pelanggannya yang mendaftar, belum semuanya mengirimkan data lengkap. "Dari 21.150.000 yang terdaftar, ya baru 71,2 persen yang komplit datanya," ungkapnya.Hal itu menurut Kiskenda diungkap oleh tim Telkomsel yang akan mengurusi masalah validasi data pelanggan prabayar. Untuk masalah validasi, dia mengaku sudah terbiasa mengerjakannya. "Sejak 2003, kita sudah terbiasa melakukannya melalui mekanisme SimpatiZone. Untuk validasi kali ini, paling kita tinggal tambah kapasitas tim dan infrastruktur," tandasnya.Di sisi lain, Erik sendiri mengatakan belum menentukan format untuk verifikasi data pelanggan tersebut. Tapi,menurutnya, sudah ada program reward Telkomsel Poin yang bisa membuat para pendaftar mau menyerahkan data aslinya."Kalau pelanggan mau ikut undian, tentu harus berikan identitas aslinya. Kalau ternyata pas dia dapat Volvo S90, dan identitasnya salah, ya nggak akan kita kasih lah. Kan biodata orang itu kita perlukan untuk balik nama STNK. Kalau sudah begitu, siapa yang rugi?" jelas suami dari artis cantik Maudy Koesnadi itu.Erik juga mengatakan, Telkomsel akan menggunakan jasa dari "saudara" BUMN-nya, PT Pos untuk memeriksa validasi dari data pelanggannya. Bagi pelanggan yang belum mendaftar sama sekali atau pun belum lengkap, menurut dia, akan diingatkan melalui panggilan telpon oleh layanan pelanggannya. (rou) (rouzni/)






Hide Ads