Kominfo Susun Roadmap Indonesia Digital 2021-2024, Ini Isinya - Halaman 2

ADVERTISEMENT

Kominfo Susun Roadmap Indonesia Digital 2021-2024, Ini Isinya

Angga Laraspati - detikInet
Senin, 06 Des 2021 23:09 WIB
Logo Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
Foto: detikINET/Agus Tri Haryanto

Wujudkan Kemajuan Digital

Lebih lanjut, Johnny menilai kemajuan teknologi telekomunikasi di era data-driven terus melaju pesat, karena aktivitas komunikasi sehari-hari saat ini lebih terhubung secara digital. Menurutnya, hal itu tercermin dari peningkatan trafik internet global sebesar 30% sejak awal pandemi COVID-19 serta peningkatan investasi sektor telekomunikasi dan lalu lintas data.

"Dari data International Telecommunication Union, terdapat peralihan trafik akses perusahaan ke residensial dan dari mobile broadband ke fixed broadband atau Wi-Fi. Pertumbuhan tahunan gabungan investasi telekomunikasi atau modal TIK di negara maju juga meningkat dari 0,5% pada 2010-2019 menjadi 1,8% pada 2019-2020 untuk mengakomodasi peningkatan lalu lintas dan penyebaran infrastruktur 5G dan serat optik," jelasnya.

Untuk kawasan Asia Tenggara, mengutip laporan Google, Temasek dan Bain (2021), Johnny menyatakan saat ini negara di kawasan itu telah memasuki 'Dekade Digital'. Apalagi, dengan 400 juta pengguna internet di kawasan ini, prospek memiliki multiplier effect di sektor digital sangat besar.

"Laporan tersebut bahkan memperkirakan pergeseran seismik dalam perilaku konsumen dan pedagang dalam mengadopsi media digital, yang berpotensi mengakibatkan ekonomi internet berkembang menjadi USD1 Triliun dari Nilai Barang Dagangan Bruto (GMV) pada tahun 2030," jelasnya.

Menurut Johnny, di Indonesia, kebangkitan ekonomi internet dapat dilihat melalui peningkatan 40% rata-rata konsumsi data seluler dalam tiga tahun terakhir.

"Sesuai data Opensignal, mirip dengan Jerman, Indonesia juga mengalami peningkatan kecepatan unduh hingga 40% dibandingkan dengan tingkat sebelum pandemi," tuturnya.

Johnny juga melihat ada kecenderungan permintaan akan konektivitas yang lebih banyak dan teknologi telekomunikasi yang maju meningkat tajam lebih dari sebelumnya.

"Era 4G telah membawa kita pada inovasi, seperti streaming video sesuai permintaan dan media sosial, sedangkan era 5G dalam masa pertumbuhannya telah membawa inovasi ke Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan produktivitas," ujarnya.

Bahkan, Johnny menyatakan era 6G tidak diragukan lagi akan memadukan dunia siber dan dunia fisik melalui kembaran digital yang masif dan konektivitas yang selalu ada.

"Munculnya komputasi kuantum dan komunikasi kuantum juga akan merevolusi cara kita menghitung, mensimulasikan, dan akhirnya menjalani setiap aspek kehidupan kita," tuturnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT