Aneka Kerusakan Layanan Telekomunikasi di Gunung Semeru

ADVERTISEMENT

Aneka Kerusakan Layanan Telekomunikasi di Gunung Semeru

Agus Tri Haryanto - detikInet
Senin, 06 Des 2021 15:14 WIB
Sejumlah warga mengevakuasi hewan ternak dari lokasi terdampak erupsi Gunung Semeru. Hewan-hewan itu pun dibawa ke tempat yang lebih aman.
Kominfo Ungkap Update Layanan Telekomunikasi di Sekitar Gunung Semeru. Foto: Antara Foto
Jakarta -

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengungkapkan kondisi terkini jaringan telekomunikasi, mulai dari layanan telepon, SMS, dan akses internet di sekitar wilayah yang terdampak Gunung Semeru erupsi pada Sabtu (4/12).

Disampaikan Juru Bicara Kementerian Kominfo, Dedy Permadi, bahwa Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate telah memerintahkan jajaran di Kominfo untuk melakukan langkah-langkah cepat untuk memastikan kualitas jaringan telekomunikasi di sekitar Gunung Semeru.

Menkominfo juga mendorong para penyelenggara layanan untuk melakukan tindak lanjut yang diperlukan sehubungan dengan kejadian pasca gunung tertinggi di Jawa itu meluapkan abu vulkaniknya.

"Berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan oleh Kementerian Kominfo, erupsi Gunung Semeru mengakibatkan aliran listrik padam di beberapa lokasi, sehingga sebagian Base Transceiver Station (BTS) operator selular tidak dapat digunakan, dan menyebabkan keruntuhan beberapa jembatan yang sehingga memutus kabel jaringan telekomunikasi/ backbone beberapa operator selular," tutur Dedy, Senin (6/12/2021).

Sampai hari ini pukul 10.30 WIB, beberapa operator telekomunikasi mengalami kendala jaringan akibat tidak beroperasinya beberapa site BTS, dengan detail yaitu:

  • Indosat sebanyak 8 site BTS
  • XL Axiata sebanyak 4 site BTS
  • Smartfren sebanyak 7 site BTS.
  • Sebelumnya sebanyak 10 site BTS milik Telkomsel juga sempat mengalami offline, namun saat ini telah kembali beroperasi.

Dedy menjelaskan beberapa operator seluler yang sampai sekarang masih mengalami kendala jaringan akibat putusnya backbone meliputi XL Axiata untuk jalur yang menghubungkan hut (pelindung kabel) Pasirian dan hut Pagedangan serta Biznet untuk jalur backbone sisi selatan Malang sampai dengan Lumajang.

Sebelumnya, sebanyak dua ruas kabel Telkom juga terputus namun telah dilakukan pengalihan/ rerouting ke ruas lainnya. Akhirnya layanan secara umum telah kembali normal per 5 Desember 2021.

Selain itu, jaringan backup backbone milik operator Fiberstar juga terdampak namun kini telah dimitigasi dengan menggunakan link Huawei Malang-Surabaya.

"Saat ini sedang dilakukan tindakan mitigasi berupa penyiapan genset untuk menghidupkan kembali BTS yang mati. Sementara untuk jalur backbone yang putus, para operator seluler tengah mencari backup jaringan yang tersedia dan jalur alternatif lainnya yang terdekat dengan jalur existing sebagai penyalur jaringan komunikasi lainnya," ungkap Dedy.

Kementerian Kominfo akan terus melakukan pengawasan terhadap ketersediaan jaringan telekomunikasi dan meminta operator seluler untuk segera melakukan pemulihan terhadap site seluler yang masih belum beroperasi dan rerouting backbone yang terputus, sehingga layanan telekomunikasi dapat digunakan kembali secara normal oleh masyarakat sekitar.



Simak Video "Hadfana Firdaus, Penendang Sesajen di Semeru Divonis 10 Bulan Bui"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT