Swasta dan Pemerintah Keroyokan Demi CAP
- detikInet
Jakarta -
Beberapa perusahaan teknologi informasi (TI) dan telekomunikasi bahu membahu membantu program pemerintah yang bernama Community Access Point (CAP) dengan memfasilitasi wadah komunikasi bagi komunitas di desa tertinggal, salah satunya adalah Perguruan Islam Pondok Tremas, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.CAP itu secara resmi dibuka oleh Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono, Rabu lalu (12/4/2006). Beberapa vendor TI seperti Microsoft, Huawei Tecnologies, Qualcomm, serta operator telekomunikasi Sampoerna Telekomunikasi Indonesia (STI) turut saweran di dalam program tersebut.Hal itu diungkap Public Sector Director Microsoft Indonesia, Andreas Pardyanto. Menurut dia, perusahaannya turut menyumbangkan software aplikasi MS Office XP Professional dan sistem operasi MS Windows XP, serta memberikan pelatihan kepada 15 orang santri yang nantinya akan difungsikan sebagai pelatih atau Train of Trainers (ToT) kepada 4.000 santri lainnya."Program pelatihan itu akan dilakukan dua kali dalam kurun waktu enam bulan," kata Andreas di Cafe Tea Addict Jakarta, Senin (17/4/2006).Sedangkan untuk infrastruktur jaringan lokalnya akan disediakan Sampoerna Telecommunications Indonesia (STI) sebagai operator, serta Huawei dan Qualcomm sebagai penyedia perangkat jaringannya. Untuk koneksi internetnya akan disediakan oleh penyelenggara jasa internet (PJI) Indonet.Di dalam program CAP itu, juga terdapat sumbangan 16 komputer, 1 server dan 1 printer, yang disediakan oleh Qualcomm. Perangkat komputer itu dibeli Qualcomm dari Mugen, dan bergaransi 3 tahun.Sedangkan perusahaan peranti jaringan telekomunikasi asal Cina, Huawei Tecnologies, sebelumnya juga menandatangani nota kesepahaman (PKS) dengan Ditjen Postel untuk membangun sistim jaringan CDMA (Code Division Multiple Access) di pita 450 MHz di Indonesia.Dalam PKS itu, Huawei akan membangun total 20 unit base transceiver station (BTS) di beberapa daerah di Jawa Timur. Sebanyak enam BTS akan dibangun di Pacitan, yang akan menjangkau lebih dari 85% wilayahnya. Keenam BTS itu akan ditempatkan di menara siar TVRI Nawangan, Arjosari, Pacitan, Noworogo, dan Tulakan. Selanjutnya, sebanyak 14 BTS lainnya akan dibangun secara merata di Trenggalek, Madiun, Bondowoso, dan Situbondo.Teknologi CDMA yang digunakan adalah CDMA2000 1x EV-DO (evolution data only) pada pita 450 MHz yang dikenal dengan nama CDMA 450. Teknologi itu dipilih karena dianggap sesuai dengan karakteristik geografis dan masyarakat setempat, sehingga bisa mendapatkan layanan telekomunikasi dengan harga lebih rendah daripada teknologi lainnya.Dari segi lokasi, donasi yang dilakukan Huawei serupa dengan rencana Microsoft ke depan yang akan melanjutkan donasi software-nya ke 8 CAP lainnya yang dilaksanakan di 8 kabupaten selain Pacitan, yaitu, Way Kanan, Trenggalek, Bondowoso, Madiun, Situbondo, Wonogiri, Banjarnegara, dan Rembang.Habiskan US$ 20.000-30.000 Untuk CTLCMenurut Public Relation Manager Microsoft Indonesia Cynthia Iskandar, program CAP pemerintah itu sinergis dengan program yang digelar Microsoft, Community Training and Learning Centre (CTLC). Program yang sudah berjalan sejak 23 Oktober 2003 itu, sudah menelurkan 28 CTLC di seluruh Indonesia."Untuk ke-28 CTLC yang fully funded oleh Microsoft, kita mengeluarkan dana sekitar US$ 20.000-30.000 per tahun untuk satu CTLC. Tapi untuk CAP, kita patungan bersama-sama," kata Cynthia.Program CTLC itu dianggap dia sebagai bentuk Corporate Social Responsibility (CSR). Namun, niat baik itu tidak selamanya mulus."Ada dua kendala di CTLC, telepon sebagai alat komunikasi kadang tidak ada, dan listrik sering tidak stabil," keluhnya.Oleh sebab itu, sehubungan dengan konsolidasi perusahaan TI itu, Microsoft berencana menggandeng Qualcomm untuk menyediakan alat komunikasi bagi CTLC yang sudah ada dan CTLC selanjutnya.Cynthia juga mengundang para lembaga non profit atau NGO (Non Government Organization) untuk memberikan proposal tentang daerah yang akan digarap selanjutnya sebelum November 2006. Pada CTLC sebelumnya, Microsoft mendanai para NGO untuk mengelola CTLC. (rou)
(wicak/)