Nasib Domain .xxx Kian Terlantar
- detikInet
Jakarta -
Nasib akhiran nama top level domain (TLD) .xxx, tampaknya tak bisa menemui titik terang. Masalah izin domain tersebut hingga kini masih tersendat-sendat dan terus terlantar.Bahkan lembaga yang berwenang mengawasi nama domain di dunia, ICANN, di New Zealand sudah melepaskan domain tersebut dari agenda pembahasannya. Lembaga tersebut mengumumkan keputusan ini di forum publik, sekaligus menyebut-nyebut masalah konspirasi dari Departemen Perdagangan Amerika Serikat (AS).Internet Cooperation of Assigned Names and Numbers (ICANN) adalah lembaga yang mengatur hal-hal seperti nama domain dan hal lainnya di internet. Meski independen, lembaga itu berada di bawah Departemen Perdagangan Amerika Serikat (AS).Dulunya, ICANN sempat mempertimbangkan dan menolak aplikasi untuk domain .xxx, kira-kira lima tahun silam. Tapi pada 2004, sebuah entitas nirlaba meminta agar IFFOR (International Foundation for Online Responsibility) mengajukan aplikasi lain untuk domain tersebut.Kelompok tersebut bermaksud membuat domain .xxx, yang akan sponsori oleh ICM Registry, untuk melayani situs konten dewasa yang bertanggung jawab. Mereka berharap domain itu bisa membantu melindungi anak-anak dari pornografi internet.Dijuluki "Cyber Safety for Kids Act", undang-undang tersebut menghendaki agar Secretary of Commerce berunding dengan ICANN terkait mengembangkan nama domain khusus untuk situs konten dewasa. Di bawah usulan itu, perusahaan yang tidak mendaftar diri dengan domain baru dalam enam bulan, akan mendapat denda. Demikian dilansir detikINET dari softpedia Senin (3/4/2006). (dwn)
(ien/)