Terungkap Tugas Abdee Slank Sebagai Komisaris Telkom

Terungkap Tugas Abdee Slank Sebagai Komisaris Telkom

Agus Tri Haryanto - detikInet
Sabtu, 29 Mei 2021 07:23 WIB
Jakarta -

Menteri BUMN Erick Thohir mengangkat Abdi Negara Nurdin atau dikenal Abdee Slank sebagai Komisaris Independen Telkom. Lalu, apa tugas Abdee di Telkom?

Senior Vice President Corporate Communication & Investor Relations Telkom, Ahmad Reza mengatakan, manajeman perseroan menyambut positif keputusan pemegang saham mengangkat jajaran komisaris baru.

Berdasarkan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Telkom, Bambang Brodjonegoro ditunjuk sebagai Komisaris Utama. Selain itu wajah baru lainnya di jajaran komisaris ini, yaitu Bono Daru Adji, Isa Rachmatarwata, Arya Mahendra Sinulingga, dan Abdee Slank.

Disampaikan Reza, manajemen optimistis jajaran komisaris tersebut memiliki kapasitas dan klasifikasi yang dibutuhkan Telkom guna mengawal bisnis Telkom saat ini.

"Para komisaris yang diangkat punya kapasitas dan klasifikasi yang dibutuhkan bagi pengembangan bisnis perusahaan," Reza kepada detikINET.

Meski punya latar belakang sebagai seniman dan musisi, Reza menuturkan, Abdee Slank selama ini juga banyak berkecimpung dalam dunia digital, serta memberikan perhatian yang besar terhadap masalah hak kekayaan intelektual.

Abdee merupakan Co-Founder Importmusik.com, yakni perusahaan digital distribusi musik. Lainnya, Abdee pernah duduk sebagai Tim Pakar penyusunan UU Hak Cipta dan Pembentukan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN).

Senior Vice President Corporate Communication & Investor Relations Telkom Indonesia Ahmad RezaSenior Vice President Corporate Communication & Investor Relations Telkom Indonesia Ahmad Reza Foto: Telkom

"Industri digital sangat bersinggungan dengan Hak Atas Kekayaan Intelektual. Dari rekam jejak, bisa diketahui bahwa beliau punya perhatian yang besar terhadap masalah Hak Atas Kekayaan Intelektual," jelas Reza.

Selain itu, terkait tugas dan tanggungjawab Abdee Slank dipastikan sesuai dengan fungsinya sebagai komisaris.

"Tapi, dengan melihat exposure beliau sebelumnya di industri seni dan start up hal ini menjadi warna tersendiri dalam fungsi pengawasan dan juga memberikan masukan kepada managemen," pungkasnya.

(agt/agt)